Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Kesepuluh

Hari ini tidak ada yang terlalu spesial bagiku. Kujalani pagi dengan malas, me-nyupir alias nyuci piring, mencuci baju dan serangkaian aktivitas rumahan. Jam pagi dimanfaatkan oleh Mustopa, rekan seperjuanganku di sini untuk mengganti jam pak Darwis di kelas Pendidikan Agama Islam. Aku lebih memilih menghabiskan pagi di rumah melihat televisi yang channelnya berjibun itu. Amboi, […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Kesembilan #3

Mengagumi Kemegahan Masjid Hijau Kami berjanji untuk bertemu di masjid agung terbesar di kota kaya itu, Baitul Hikmah. Kota yang tepat berada di tepi sungai Berau, di seberang istana Batiwakkal itu memiliki banyak masjid yang megah dengan pusatnya masjid hijau dengan menara-menaranya yang menjulang. Ini adalah masjid keempat yang kujumpai setelah Istiqlal, Masjid Raya Bandung, […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Kesembilan #2

Melihat Kejayaan Kesultanan Gunung Tabur Sebenarnya siang ini kami juga masih membuka jadwal les. Namun euforia Idul Adha sepertinya lebih membuat anak-anak tertarik untuk bermain dari pada belajar. Tentu kami sangat senang karena bisa tidur lebih lama lagi. Menjelang senja, kami pun memutuskan untuk merayakan malam Idul Adha ini dengan berjalan-jalan ke kota Berau. Jangan […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Kesembilan #1

Idul Adha di Samburakat Fajar menyingsing, sunyi dan tetap saja gelap menyeramkan. Tidak ada takbir terdengar dari masjid kampung yang sejak tadi malam memang sunyi. Suara azan subuh membangunkan kami untuk segera menyambut pagi 10 Dzulhijjah itu. Tak peduli lagi dengan malam yang sunyi, yang aku harap hari ini menjadi momen yang bahagia bagi kami […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Kedelapan #2

Pulang Pagi & Pintu Kelas Terkunci Sedianya hari ini aku menggantikan Pak Dawis, guru PAI yang memberi tempat tinggal untuk kami. Jadwalnya hari ini adalah mengajar pelajaran PAI di kelas VI. Menurut jadwal, aku akan mengisi saat jam 10.05 nanti. Tapi alangkah terkejutnya saat waktu belum menunjukkan pukul 10, hampir seluruh kelas telah pulang lebih […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Kedelapan #1

Upacara Bendera Serasa kembali ke hari-hariku di masa SD. Sebuah sekolah yang terletak di pinggir desa dengan jumlah siswa terbanyak di antara SD lainnya. Kukenakan baju putih merah dengan topi kecil di kepala. Kami menghormat sang Saka Merah Putih diiringi lagu kebangsaan oleh barisan paduan suara yang sesekali ada falsnya. Hari ini aku kembali mengikuti […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Ketujuh

Tak terasa, seminggu sudah kami berada di Samburakat ini. Tepat tujuh hari kami bermukim di sini. Di Ahad yang cerah ini kami bangun lebih awal dari biasanya. Kami harus sampai di sekolah jam 7 pagi karena akan memulai program untuk siswa-siswa di sekolah. Kami sudah berjanji kepada mereka untuk memutarkan film “Laskar Pelangi“. Begitu perhatiannya […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Keenam #3

Kemenangan yang Bersejarah Dalam pertandingan sepak bola, menang kalah sesungguhnya hal yang sangat biasa. Tetapi terkadang ia akan menjadi sejarah ketika kemenangan atau kekalahan itu bersamaan dengan momentum tertentu, atau menjadi jawaban dari serangkaian peristiwa sejarah yang pernah terjadi. Dan malam ini, Indonesia membuat sejarahnya lagi dalam dunia sepak bola.   Malam ini adalah malam […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Keenam #2

Visi Perubahan sang Kepala Sekolah Di tengah kondisi istirahat menikmati aliran keringat itu, datanglah dua orang yang tidak ku kenal ke rumah. Ternyata satunya adalah adik Pak Darwis yang menjadi pegawai di sekolah lain. Satunya lagi adalah kepala sekolahnya yang ternyata juga bernama Pak Darwis. Dua orang ini mampir untuk beristirahat dan akan mengambil motor […]

Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Keenam #1

Wartawan Gadungan dan Atlet Amatiran Pagi ini kami datang agak siang di sekolah. Sesuai informasi yang kami terima dari kepala sekolah hari ini anak-anak pulang pagi karena para guru dan komite sekolah akan bergotong royong membangun ruang kantin baru. Alasannya ruang kantin saat ini adalah ruangan yang bersebelahan dengan toilet sehingga tidak nyaman. Dengan adanya […]