Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Innal hamdalillah nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruhu

wa na’udzubillahi min syururi anfusina wa min syayyi’ati a’malina

man yahdihillahu falaa mudhilla lahu

wa man yudh-lilhu falaa hadiya lahu

Asyahadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lahu

Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluhu laa nabiya ba’dahu

Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa ash-habihi ‘ajma’in

Amma ba’du

Dewan Juri yang saya hormati

Bapa Ibu guru pendamping yang saya hormati

Rekan-rekan peserta lomba yang saya cintai

Serta hadirin yang dirahmati Allah

Segala puji hanyalah kepunyaan Allah, pencipta dan pemelihara alam semesta yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dia lah yang memberi nikmat Iman dan Islam di dalam hati kita sehingga kita bisa hidup sebagai seorang muslim. Sebuah kemuliaan yang semoga kita bisa menjaganya hingga ajal kita tiba dan meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Amin ya Rabbal ‘alamin

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita nabiyullah Muhammad shallallahu álayhi wa sallam. Nabi yang mendapat sanjungan dari Allah sebagai manusia yang memiliki akhlak teragung. Sehingga sejarah mencatat kebesaran namanya dalam membangun peradaban manusia. Semoga kita dapat menapaki jejak langkah beliau dalam dakwah Islam sehingga kelak kita berhak mendapatkan syafaat beliau di Padang Mahsyar. Amin ya Rabbal ‘alamin

Hadirin kaum muslimin hafidzakumullah

Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankanlah saya untuk menyampaikan uraian tentang melihat keagungan pribadi dan meneladani dakwah Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam.

Sebagaimana telah kita ketahui, Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam adalah sosok yang sangat luar biasa. Beliau adalah potret manusia paling sempurna di dunia ini yang tidak akan pernah tertandingi oleh manusia mana pun. Beliau adalah pemimpin yang adil, imam yang ditaati jamaahnya, orang tua yang penuh kasih sayang, dan masih banyak sanjungan yang dapat disematkan pada pribadi beliau.

Kepribadian beliau yang luar biasa ini ternyata menjadi sebab pertolongan Allah terhadap keberhasilan dakwah Islam di dunia ini. Adalah sebuah capaian yang luar biasa ketika hanya dalam waktu 23 tahun seluruh jazirah Arab dapat dipersatukan dalam panji Laa ilaaha illallah. Dan lebih luar biasa lagi ketika dalam 800 tahun saja, Islam dapat memayungi dua pertiga dunia ini. Apa rahasia di balik kesuksesan dakwah yang luar biasa ini? Mari kita simak uraian-uraian selanjutnya dalam pemaparan ini.

Hadirin kaum muslimin hafidzakumullah

Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam menjadikan dakwah sebagai laku utama dalam kehidupannya. Sebagai seorang utusan Allah, maka beliau menjadikan seluruh hidupnya untuk menyeru umat manusia agar memurnikan ibadah mereka semata-mata kepada Allah azza wa jalla. Lalu bagaimana beliau menjalani kehidupannya ini? Berikut ini adalah sekelumit perjalanan dakwah beliau yang menggambarkan keunggulan dan ketinggian budi beliau sehingga hidayah Islam diturunkan oleh Allah kepada bangsa Arab pada masa itu.

Pertama, beliau adalah sosok yang selalu jujur sejak sebelum diangkat menjadi nabi dan rosul, sehingga masyarakat memberi gelar beliau Al-Amin, sebuah gelar yang belum pernah diberikan kepada seorang Arab satupun sebelumnya dan tidak pernah diberikan kepada manusia sepeninggalnya. Kejujuran beliau inilah menjadi daya tarik bagi kaumnya sehingga beliau sukses dalam perniagaannya dan sangat disayangi kaumnya. Setelah beliau menjadi rasul, sebenarnya kebencian kaum Quraisy pada waktu itu adalah bukan kepada beliau, tetapi pada risalah Islam yang dibawa beliau. Sehingga perkataan buruk yang dialamatkan kepada beliau sebagai pendusta, penyihir dan sebagainya sebenarnya hanyalah sebuah kedustaan belaka karena mereka masih percaya bahwa Muhammad shallallahu álayhi wa sallam tidak mungkin berdusta.

Yang kedua, beliau adalah orang yang penyabar lagi penyayang. Suatu hari ketika beliau berjalan melewati seorang kafir Quraisy, maka orang tersebut kemudia meludahi beliau. Beliau hanya membalas dengan senyuman tanpa sedikitpun menunjukkan kemarahan sambil berlalu. Keesokan harinya, kejadian yang sama terulang lagi hingga akhirnya suatu ketika beliau tidak mendapati orang tersebut. Maka nabi bertanya kepada tetangga di sekitar itu, ternyata orang tersebut sedang sakit. Maka nabi menjadi orang pertama yang menjenguknya dan menunjukkan kasih sayang yang besar kepada orang tersebut. Sikap nabi yang begitu penyabar dan penyayang ini akhirnya mengantarkan orang tersebut pada hidayah Allah sehingga dengan penuh kerelaan dia mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapat Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam.

Hadirin kaum muslimin hafidzakumullah      

Yang ketiga, beliau adalah orang yang adil dan berjiwa besar. Ketika kaum muslimin mengalami kekalahan dalam perang Uhud, maka kaum munafiq memanaskan suasana dengan menyalahkan kaum muslimin yang memaksa nabinya untuk berperang di luar kota Madinah. Maka dengan kebesaran jiwanya beliau menenangkan kaum muslimin bahwa hasil ini adalah hasil terbaik yang diberikan oleh Allah atas keputusan yang telah dicapai melalui musyawarah bersama dan kekalahan yang terjadi adalah sebagai ujian dari Allah kepada kaum muslimin. Beliau bahkan menghibur para mujahid Uhud dengan firman Allah bahwa jika mereka pulang dengan terluka, maka sesungguhnya orang-orang kafir pun juga dalam keadaan terluka. Yang membedakan adalah orang muslim pulang dalam keridhoan Allah sedangkan mereka dalam kemurkaan Allah. Begitulah sikap adil dan jiwa besar yang ditunjukkan oleh Rasulullah untuk tidak menyalahkan salah satu pihak atau melebihkan suatu pihak atas yang lain.

Yang keempat, beliau adalah sosok manusia pemaaf. Ketika terjadi Fathul Makkah, umat Islam telah berdiri di atas angin untuk menghancurkan kaum kafir Quraisy. Hanya cukup dengan satu komando dari Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam saja, seluruh kepala orang-orang kafir dapat dipenggal dalam sekejap. Namun ternyata beliau memilih sebuah perkataan indah yang menyejarah.

Beliau bertanya “Wahai sekalian orang Quraisy, apa yang bisa ku perbuat kepada kalian menurut pendapat kalian?”

Orang kafir pun menjawab “Yang baik-baik sebagai saudara yang mulia dan anak saudara yang mulia”

Beliau bersabda, “ Kukatakan kepada kalian seperti yang dikatakan Yusuf alayhi salam kepada saudara-saudaranya. Pada hari ini tidak ada cercaan terhadap kalian. Pergilah karena kalian orang-orang yang bebas.”

Siksaan yang beliau terima lebih dari 13 tahun di Makkah dan masih ditambah dengan peperangan yang beliau alami setelah di Madinah ternyata sama sekali tidak membuahkan dendam kepada kaumnya bahkan meskipun beliau telah berada di puncak kekuatan dan kekuasaan. Akhirnya banyak sekali kaum kafir Quraisy yang masuk Islam setelah itu.

Hadirin kaum muslimin hafidzakumullah

Demikianlah sekelumit keteladanan yang telah dicontohkan Rasulullah shallallahu álayhi wa sallam. Sebuah keteladanan agung yang dengannya Allah meluaskan cahaya Islam ini, menembus hati-hati yang kaku dan gelap, menyeberangi lautan yang membentang dan menghiasi setiap belahan bumi-Nya agar kalimat takbir senantiasa berkumandang di sana. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari potongan kisah kehidupan beliau.

Akhirnya, mari kita senantiasa menjaga kecintaan kita kepada beliau dengan terus-menerus mempelajari Islam melalui kitabullah dan sunnah-sunnah yang beliau wariskan kepada kita. Semoga kita dapat menjadi penerus dakwah beliau, yang mewarisi sifat-sifat mulia beliau. Sehingga kelak kita pantas merasakan sejuknya telaga beliau ketika manusia berada dalam kehausan yang tak terperi.

Demikianlah uraian dari saya, banyak salah dalam ucapan mohon untuk dimaafkan. Ambillah yang baik dari paparan ini, karena ia datang dari Allah, dan tinggalkan yang buruk, karena ia datang dari syaitan dan kebodohan diri saya.

Billahit taufiq wal hidayah

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

dibawakan oleh Ananda Hendri Septian Ari Kurnia dalam MTQ Pelajar tahun 2011

(Terus melaju ke tingkat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan mendapat Juara III)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.