Kagum pada Sahabat Lama

Dari kawasan Pasar Minggu yang penuh kenangan itu. Aku mengikuti busway yang menuju arah Pasar Baru. Di sana kawanku yang di depkeu telah menantiku untuk saling berbagi cerita dan pengalaman. Wow, aku harus gelisah menunggu hampir satu jam lamanya menunggu TransJakarta yang menuju arah itu. Wah, jumlah bus Trans Jakarta ini harus ditambah lagi. Kasihan para penumpangnya antri panjang sampai berdesak-desakan hingga plenet-plenetan begitu. Ah sudahlah, Pak Jokowi semoga diberi kemudahan dalam merealisasikan Jakarta baru nantinya. Mari kita berdoa untuk kebaikan Jakarta, khususnya dibukakannya hati anggota dewan agar tidak kemaruk dan keminter lagi, tapi mau turun dan sesekali nyobain bus TJ ini.

Setelah sampai di halte Pasar Baru, kawanku segera menjemputku. Wow, sekarang stylenya udah keren. Sebagai pegawai birokrasi kementerian keuangan dia semakin kalem saja. Karena sejak SMA-nya terkenal pendiam, meskipun otaknya brilian, ternyata sekarang kondisinya telah berubah. Dia banyak cerita dan berbagi pengalaman selama bekerja di kawasan ring satu kementerian yang selalu berurusan dengan uang banyak itu.

Singkat cerita, aku menemukan idealisme yang terbangun di kepalanya. Langsung aku berimajinasi bahwa dia suatu saat bisa jadi akan menjabat suatu posisi penting di kementerian ini nantinya. Kalau menuju taraf menkeu mungkin sulit, tetapi sampai eselon I seperti kawanku ini sangat mungkin. Keinginan untuk belajar, didukung kebiasaannya sejak SMA hingga kuliah untuk selalu berbagi dan bekerja dengan tuntas menjadikannya orang yang dipercaya atasannya untuk selalu dekat dengan orang-orang tertinggi di kementerian ini, termasuk menteri keuangannya. Wah keren yah. Selalu dijaga keistiqomahannya ya kawan. Semoga nanti jadi pioner pejabat yang baik.

Dan malam ini sepertinya aku bisa beristirahat dengan sangat tenang di sebuah kos yang cukup mewah lagi sepi (dan tentunya aman dari banjir). Terima kasih kawan atau sharing-sharingnya, atas informasinya, dan tentunya atas penginapan gratisnya. He he, nanti aku akan sering ke sini lagi kalo pas ada acara ke Jakarta. He he, dasar cowok gratisan. Biarin, ini namanya efisien sekaligus meningkatkan hubungan persahabatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.