Setelah tayang beberapa hari lalu dan aku tidak melihatnya, aku baru sempat mengunduh video lengkapnya tayangan Mata Najwa dengan narasumber Walikota Surabaya, Tri Rismaharini atau yang akrab dikenal Bu Risma. Sambil menunggu servis sepeda motorku selesai aku menonton video itu di ruang tunggu bengkel AHASS yang nyaman.

Tayangan yang cukup inspiratif menurutku setelah sebelumnya melihat talkshow Eyang Habibie. Begitulah Najwa Shihab ketika bertemu dengan orang-orang yang serius (maksudku yang betulan berkualitas) dia jarang melakukan pembully-an seperti yang sering dia lakukan pada artis atau politisi selebritis yang kualitasnya di bawah standar rakyat kelas menengah. Blak-blakannya Bu Risma malam ini menunjukkan bahwa beliau bukanlah karakter politisi mainstream, yang terlihat adalah kepolosan politik yang mencerminkan sosok pembela wong cilik bagi masyarakat kota Surabaya.

Dibandingkan Jokowi, capaian kerja bu Risma tentu lebih terbukti. Seperti halnya bang Emil (Ridwan Kamil) yang dikenal sebagai sosok arsitek kreatif yang kini menjadi walikota Bandung, Bu Risma berhasil mengubah wajah kota Surabaya menjadi lebih baik selama masa kepemimpinannya. Namun takdir seorang pemimpin yang berkualitas sudah pasti akan berhadapan dengan elit politik yang culas. Beberapa kali dilengserkan akibat kebijakannya yang tidak berpihak kepada kaum kapitalis local yang memiliki pion-pion di parlemen daerah.

Namun semua itu adalah sebuah dinamikan politik yang menurutku pasti akan menjadi proses pendewasaan seorang pemimpin. Aku sendiri tidak terlalu ambil pusing dengan retorika politik yang berkembang akhir-akhir ini, karena memang begitulah politisi, banyak omong dan kurang serius bekerja. Untuk Bu Risma ini, saya justru paling terkesan dengan langkah-langkahnya menyelematkan anak-anak putus sekolah, membantu rakyat miskin, dan menutup lokalisasi. Menurutku itu adalah pilar penting dan paling krusial yang menjadi bukti apakah pemimpin itu sungguh-sungguh membenahi akar masalah utama wilayahnya atau sekedar mencari sensasi.

Pengakuan beliau seperti diberi petunjuk saat melakukan sidak wilayah hingga menemukan banyak rakyatnya yang tersisih itu untuk diselamatkan lebih menarik bagiku ketimbang berbicara hal-hal yang memang sudah jadi kebijakannya. Jika walikota menaikkan pajak reklame, memarahi proyek yang disunat sudah biasa dan memang seharusnya begitu. Tetapi pemimpin yang begitu terkesan dengan langkah Umar bin Khattab di masa lalu, dan beliau sebut-sebut sendiri di acara TV nasional ini jelas membuatku terharu. Siapa yang tak mengenal Umar? Bahkan orang-orang Barat mengakui kredibilitas kepemimpinannya.

Semoga Bu Risma diberi keistiqomahan dan kekuatan untuk menyelesaikan amanahnya ini dengan baik dan tetap bertahan dalam membela kepentingan rakyat. Kami selalu mendoakanmu Bu. Tetap Semangat!

Simak videonya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.