Anime ini menceritakan tentang sebuah wilayah kekuasaan yang memiliki tiga kasta. Yakni sebuah negara yang dilindungi oleh 3 tembok super tinggi, 50 meter loh. Ketiga dinding itu terurut dari dalam hingga terluar bernama dinding Shina, Rose, Maria. Dinding Maria adalah dinding terluar yang memisahkan negeri tersebut dari dunia luar. Konon pertempuran antara manusia dengan para Titan terus berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu. Dan ketiga dinding itulah yang membuat masa pertempuran antara manusia dan Titan (raksasa yang berwujud manusia idiot) bisa terhenti selama hampir satu abad lamanya.

Dari 25 episode yang kutonton aku belajar tentang sebuah konspirasi politik yang besar di mana ada kejahatan terselubung yang diciptakan untuk selalu memberikan ketakutan pada manusia. Namun semua tidak disadari oleh masyarakat karena para pelaku kejahatan adalah orang-orang yang munafik, yakni mereka yang menunjukkan dirinya orang-orang yang sok baik di mata masyarakat. Sosok-sosok religious yang sejatinya menjadi penebar mimpi dan omong kosong.

Di tempat yang lain, pejabat dan aparatur negeri tersebut tidak jauh beda dengan realitas politik nyata hari ini. Kebiasaan melakukan korupsi, serakah dan serangkaian kejahatan lumrah khas penguasa hari ini tergambarkan sempurna dalam tayangan anime tersebut. Bahkan mulai mengerucut bagaimana sesungguhnya para Titan itu tercipta dari hasil konspirasi manusia, jadi Titan muncul sebagai bagian dari kejahatan yang dilakukan oleh sekelompok manusia jahat.

Sulit kulukiskan dengan kata-kata bagaimana konspirasi di sini tersaji begitu rumit. Namun kisah demi kisah yang tersaji di setiap episodenya begitu menyita perhatianku. Hingga sampai episode 25 berakhir, aku semakin penasaran dengan konspirasi yang begitu rumit itu. Setidaknya aku bisa melihat-lihat lanjutannya dari versi manganya. Meskipun tidak senyaman saat melihat versi animenya, setidaknya ada hal-hal yang lebih mencengangkan pada lanjutan kisah di manga-nya.

Hal yang penuh teka-teki adalah keterkaitan antara sekte pemuja dinding dengan kemunculan para Titan itu. Yang jelas ada sebuah titik temu di mana keserakahan sekelompok manusia membuatnya tega melakukan kejahatan kemanusiaan dengan memasukkan para Titan ke dalam dinding. Sosok pengkhianat dari kalangan militer juga muncul. Alih-alih menjaga dinding dari serbuan Titan, mereka malah berubah menjadi Titan sesaat dengan tujuan membuka lubang di dinding Maria dan Rose agar para Titan dapat masuk ke dalam kota. Nah, inilah kisah kemunafikan yang selalu membayangi para penjaga dinding kota karena ternyata ada musuh di dalam selimut.

Apakah sudah selesai? Belum, bahkan aku semakin penasaran dengan klimaks kisah ini. Intinya aku menangkap sisi kecerdasan pembuat kisah fiktif ini dimana dia mengangkat realitas dunia ini dari sudut pandang pikirannya yang bebas untuk memberikan ketegasan atas beberapa prinsip hidup dan membongkar karakter-karakter munafik yang boleh jadi kerap muncul dalam kehidupan di sekitar kita. Siapa dalangnya? Sulit untuk ditentukan hingga episode terakhir dan manga terakhir yang ada. Hanya pada akhirnya kita akan belajar tentang bagaimana rumitnya situasi politik itu. Yang pasti, kita harus belajar untuk memutuskan memihak pada siapa agar kita jelas melabuhkan kontribusi dan perjuangan kita.

bersambung …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.