Wow, ceritanya beberapa waktu lalu aku dapat mainan baru dari adik kosku. Mereka adalah para dokter beton yang sedang berjuang keras menyelesaikan laporan dan tugas yang menggunung. Lebay. Tak heran, hiburan adalah hal yang begitu mereka nantikan begitu mereka dapat waktu luang setelah penat berpayah ria di siang ataupun malam hari saat melembur tugas.

Nah, mereka adalah para maniak manga dan anime. Kebetulan secara default sih aku tidak suka begituan, seperti halnya dengan film barat, Korea, India dan sejenisnya, kecuali jika ada daya tariknya tersendiri. Kali ini pun mereka menyodori aku sebuah tayangan anime. Awalnya aku tidak begitu tertarik, karena kukira itu hanya sejenis Naruto yang sejak awal tidak kumengerti jalan ceritanya dan aneh menurutku.

Tetapi setelah aku melihat beberapa potong kisahnya aku jadi penasaran, pasalnya aku mendapati hal-hal yang menjadi kesukaanku, yakni politik dan konspirasi. Itulah tayangan anime yang berjudul “Shingeki No Kyojin“ atau yang dalam terjemahannya berjudul “Attack on Titan“. Sebuah kisah fiksi yang berlatar belakang budaya akulturasi Jerman dan Jepang yang mengisahkan perjuangan orang-orang yang menghadapi terror para raksasa yang dijuluki sebagai kelompok Titans.

Setidaknya film yang hingga update terakhir ini terdapat 25 episode itu dengan 2 episode tambahan cukup menyita perhatianku untuk menggali nilai-nilai yang disampaikan oleh anime tersebut. Jarang-jarang aku tertarik untuk menonton tayangan seperti ini secara intens. Aku teringat ada tayangan anime yang kulihat dengan penuh antusiasme adalah saat SMP ketika muncul tayangan berjudul “Let’s and Go“. Lama sekali bukan, sekarang aku suka lagi dengan yang satu ini.

Kesukaanku ini seperti halnya pada serial Drama Korea. Aku sempat menyukai beberapa judul yang kurasa menyajikan sisi lain dalam cara pandangku, seperti My Girlfriend is A Gumiho, Full House, God of Study, A Moment to Remember dan beberapa judul lainnya (ga terlalu banyak kok yang kusuka) atau film Hollywood yang oke seperti Kingdom of Heavens, Anna and The Kings. Nah jadi tidak perlu heran jika aku akhirnya juga tertaut pada Shingeki No Kyojin. Kira-kira hal-hal inilah yang membuatku tertarik untuk menontonnya. Subyektif sih, tapi perlu dong kubagikan ke pembaca semuanya.

bersambung

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.