Malam ini aku merasakan hal yang teramat berat. Bertahan dan merasakan sebuah pengalaman baru untuk menjadi lebih baik. Menetapi janji sebagai insan ksatria. Ya Rabb, malam ini aku merasa betapa pertolongan-Mu adalah anugerah yang luar biasa

Sebelum mata terlena
Di buaian malam gelita
Tafakurku di pembaringan
Mengenangkan nasib diri

Yang kerdil lemah dan bersalut dosa
Mampukah ku mengharungi titian sirat nanti
Membawa dosa yang menggunung tinggi
Terkapai ku mencari limpahan hidayah-Mu

Agar terlerai kesangsian hati ini
Sekadar air mata tak mampu
Membasuhi dosa ini

Sebelum mata terlena
Dengarlah rintihan hati ini
Tuhan beratnya dosaku
Tak daya kupikul sendiri

Hanyalah rahmat dan kasih sayang-Mu
Yang dapat meringankan hulurkan maghfirah-Mu
Andainya esok bukan milikku lagi
Dan mata pun ku tak pasti akan terbuka lagi

Sebelum berangkat pergi ke daerah sana
Lepaskan beban ini
Yang mencengkam jiwa dan ragaku

Selimuti diriku
Dengan sutra kasih sayang-Mu
Agar lena nanti kumimpikan
Syurga yang indah abadi

Pabila ku terjaga
Dapat lagi kurasai
Betapa harumnya
Wangian syurga firdausi.. Oh Ilahi

Di sepertiga malam
Sujudku menghambakan diri
Akan kuteruskan pengabdianku pada-Mu

(Sebelum Terlena – Hijjaz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses