Simposium Pendidikan Berkeadilan #3

Pendidikan Ala Pabrikan (bag. 1) Orasi berikutnya adalah dari pendiri Indonesia Mengajar, siapa lagi kalo bukan Pak Anies Baswedan. Aku baru tahu kalau namanya ternyata Anies Rasyid Baswedan, dengan gelar Ph. D dibelakangnya yang diperoleh dari kuliahnya di Amerika. Tak kalah lucunya, beliau mengatakan itu doktor awang-awangen, tidak seperti Pak Agung yang merupakan Doktor bidang […]

Simposium Pendidikan Berkeadilan #2

Pertandingan Bulu Tangkis Pemerintah Pusat vs Pemerintah Daerah Orasi pendidikan pertama dilakukan oleh Bapak Agung Pardini. Salah satu orang penting di Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa ini adalah seorang yang berlatar pendidikan sebagai seorang guru sejarah. Kata beliau, dulu beliau belajar di fakultas teknik jurusan teknik rekonstruksi masa lalu. Ha ha, bisa saja, tapi aku setuju […]

Simposium Pendidikan Berkeadilan #1

Mungkin ini adalah masa-masa yang bermanfaat tatkala menghabiskan waktu di Ibukota selagi habis dari petualangan panjang di Kalimantan. Sebelum meninggalkan Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa di Parung, kebetulan Bu Sri Nurhidayah berkunjung ke sana dan berpesan kepadaku untuk datang di Simposium Pendidikan yang diselenggarakan DD di UI. Hari ini aku pun telah bersiap di atas […]

Marching for Boundary #2: Merancang Program

Hari kedua masa persiapan menuju tanah pedalaman. Tanah mimpi kami yang mungkin tidak bisa kami capai jika hanya lewat cara menabung. Tetapi keinginan kami untuk melihat belahan Indonesia lainnya mengantar kami di sebuah ruangan di Lembangan Pengembangan Insani Dompet Dhuafa ini. Yah, hari ini kami workshop untuk merancang program di daerah penempatan. Seperti kisahku sebelumnya, […]

Marching for Boundary #1 : Melihat Realita Pendidikan Negeri Kita #2

Serasa belum cukup penjelasan bu Rina, giliran berikutnya adalah Pak Zaid yang memaparkan lebih detil tentang daerah-daerah yang akan menjadi area penempatan kami nanti. Tiga kawasan pedalaman Kalimantan dan satu kawasan pinggiran kota Jayapura Papua. Semua bukanlah tempat yang sebenarnya begitu pelosok (setidaknya masih terjangkau sinyal untuk komunikasi meskipun tidak lagi untuk berinternet ria). Tetapi […]

Marching for Boundary #1 : Melihat Realita Pendidikan Negeri Kita #1

Setelah melalui perjalanan yang melelahkan dari Solo dengan Senja Utama, berhenti di Jatinegara sejak pagi buta, dilanjutkan Commuter Line ke Bogor hingga matahari meninggi. Disusul dengan dua kali naik angkot yang membuat kami semakin kepanasan karena barang bawaan kami yang banyak (mirip orang pindahan dari pada backpakeran) dan harus berdesakan dengan penumpang lainnya. Akhirnya kami […]

Belajar Menghargai Pemikiran dan Karya Sendiri

Ceritanya hari ini ada diskusi di kelas sains. Melanjutkan pertemuan sebelumnya, para siswa diminta berdiskusi merumuskan rencana proyek mereka di semester ini. Sebuah cara baru untuk melatih anak-anak SMP membangun komunikasi sejak dini dan mencoba berbagi peran untuk menghasilkan karya bersama. Selain itu, diharapkan timbul sebuah pengalaman bagaimana susahnya berpikir kreatif itu sehingga timbullah sikap […]

Ketika Orang Tua Ikut “Sekolah”

Pendidikan itu ….. sesuatu banget. Iya, hari ini hampir tak banyak dari kita yang tahu bagaimana seharusnya pendidikan kita. Monotonisasi (ups niru2 Vicky), maksudnya kemonotonan yang berjalan dari sebuah sekolah yang mengisyaratkan adanya model pendidikan yang seperti itu sejak zaman baheula hingga hari ini, dengan seragam dan segalah atribut penyeragaman lainnya, termasuk penyeragaman berpikir menjadikan […]

Mata Kuliah “Pengantar Rasa Malu”

Ceritanya kemarin siang kami berbincang di base camp Komunitas Pintu. Berawal dari diskusi yang dimulai oleh Pak Yudi, perintis Sekolah Alam Bengawan Solo yang melontarkan gagasan tentang manajemen biopori sebagai proyek integral orang tua siswa dan sekolah, kami mulai mendiskusikan tentang sekolah yang hari ini hanya sibuk berbicara tentang nilai, hasil ujian, dan yang formal-formal […]

Pendidikan Itu Adalah ….

Berikut ini adalah sebuah status menarik tentang koreksi atas persepsi kata PENDIDIKAN bagi kita hari ini, baik orang tua, calon guru, guru, ataupun siswa yang sudah bisa berpikir dewasa. Mereka yang terlalu tergesa ingin memberi solusi pendidikan biasanya mengira pendidikan akan baik dan maju jika banyak gedung sekolah dibangun, jika banyak anak-anak tak mampu bisa […]