Tujuh Belas Hari Mengenal Berau Kami : Hari Kesepuluh
Hari ini tidak ada yang terlalu spesial bagiku. Kujalani pagi dengan malas, me-nyupir alias nyuci piring, mencuci baju dan serangkaian aktivitas rumahan. Jam pagi dimanfaatkan oleh Mustopa, rekan seperjuanganku di sini untuk mengganti jam pak Darwis di kelas Pendidikan Agama Islam. Aku lebih memilih menghabiskan pagi di rumah melihat televisi yang channelnya berjibun itu. Amboi,…