Wis to, mau Prabowo atau Jokowi (atau nanti ada tambahan lagi) yang penting pilih dengan hati kita sendiri, jangan bersandar pada opini orang lain. Opini2 orang itu sejatinya menguji nalar sehat dan hati kita untuk membuat keputusan sendiri. Karena nanti kita sendiri yang akan bertanggung jawab atas pilihan kita.

Yang berbagi berita, tolong ya bagiin berita2 yang valid dan bermutu. Sehingga saling berlomba kampanye sisi positifnya, bukan belang2nya terus. Nek ndelalahe fitnah, lha endah dosamu melu2 nyebar kuwi.

Yang sudah teteg jadi pendukung salah satunya, ya sudah dukung aja, ga usah pake hantam yang lain. Teteg ing karep terus lakukan upaya terbaik untuk dukung capres pilihan.

Yang bingung sampai sekarang, sinis, skeptis, fanatik buta, dan kebanyakan komentar di berita-berita politik, silahkan hitung berapa kerugian waktu Anda akibat terlalu banyak baca gosip politik, berapa tingkat rasa sakit hati dan teraduk-aduknya perasaan Anda gara-gara tokoh Anda dijelek-jelekin, hitung berapa rasa sombong dan merendahkan Anda saat tokoh antagonis Anda diserang balik. Termasuk hitung habis berapa pulsa internet yang Anda pakai sepanjang masa pemilu itu akibat jadi relawan pengamat berita yang sejatinya adalah landing page iklan saat banyak dari para publisher ketawa-ketiwi menikmati iklan yang laris manis karena halamannya ramai.

Ini hanya curcol dari kamar lain yang suka nulis2 soal informasi2 antimainstream. Yang antimainstream aja utak utik keyboard di kamar bisa dapat uang jajan lebih dari cukup, apalagi wartawan-wartawan beneran yang udah ditarget kejar tayang bikin berita, apalagi berita pesanan.

Saya mantap untuk pilih presiden besok.

Facebook

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.