Dalam kondisi teralienasi karena komunikasi di antara kami lebih seperti para pejabat kantoran yang tidak tumbuh dari kecil, akhirnya aku tak banyak berharap berkontribusi maupun memetik banyak hal berharga di sana.

Namun siapa sangka, ternyata para mas-mbak yang jadi PH juga mempercayakan aku untuk menjadi duta UKM yang baru 6 bulan berdiri. Sebuah agenda Rapat Kerja Nasional dari Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Indonesia (ILP2MI), forum besar lembaga-lembaga keilmiahan universitas se-Indonesia. Sendirian? Tidak juga. Ternyata ada satu rekan seangkatan yang juga PH SIM akan membersamaiku, Erny Ratnawati. Orang yang aneh kalau rapat PH karena cuma diam dan asyik dengan menulis sendiri. Katanya dia orang yang sejak tahun pertama aktif di SIM. Ah, aku tak kenal dan mungkin di perjalanan ini akan kenal.

Sesuai kesepakatan kami akan berangkat menaiki bus AKAP paling Horor, Sumber Kencono. Siapa sangka, bus itu telah menelan banyak korban jiwa, baik penumpangnya atau pun para pengendara jalan yang nahas karena kalah tanding dengan si HINO besar itu. Tapi itu pilihan kami seperti kata Pak JK, lebih cepat lebih baik. Ya, SK terkenal sangat cepat dan murah, kenikmatan di dalamnya juga tak kalah karena sudah ber-AC.

Bulan ini, Agustus bertepatan dengan bulan Ramadhan. Kami mengalokasikan waktu dari tanggal 15 – 20 Agustus 2011 untuk sebuah petualangan ini. Ah, berlebihan kusebut sebagai petualangan. Untuk aku sendiri hal ini mungkin jarang kudapati selama kuliah di kampus. Jika dulu ketika SMA sering sekali ke pusat kota provinsi untuk lomba dan menjadi duta sekolah, mungkin ini kali keduanya aku akan keluar kota setelah sebelumnya mewakili UNS ke ibukota negara.

Beruntung banget ternyata bisa ke organisasi universitas setelah sebelumnya tidak banyak teraktualisasi di fakultas. Aktivis itu tidak mengenal baik buruk, tapi ia harus menemukan tempat yang tepat untuknya. Salah tempat dia susah beraktualisasi. Salahkan diri yang sering menggerutu jika memang tahu tempatnya salah. Yang benar adalah jika sudah tahu segera kumpulkan keberanian untuk berpindah dan bekerja optimal di tempat yang tepat.

bersambung …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.