Orkestrasi atau Dominasi?

Dakwah Rasulullah itu sebenarnya proses orkestrasi apa dominasi? Kalau orkestrasi, tetap ada dominasi, tapi itu berlangsung secara alami, karena yang dominan berarti dibutuhkan paling banyak dalam mekanisme orkestrasi. Kalau dominasi, maka yang terjadi adalah gesekan antar unsur, karena masing-masing menghendaki dominasi atas yang lain. Sehingga proses negasi tidak dapat dihindarkan ketika terjadi kebuntuan. Orkestrasi tidak […]

Kemerdekaan Seorang Muslim

Saya belajar dari kehidupan Al Ghazali, Ibnu Athailah, Jalaludin Rumi, dll ketika zaman itu kekuasaan umat Islam hancur didera perang saudara sesama penguasa muslim dan diserang dari segala penjuru oleh raja-raja Eropa dan imperium Mongol. Umat Islam tetap eksis dan tumbuh ketika mereka tetap bersama ulama. Dari situ saya memahami bahwa akidah itu memang sesuatu […]

Islam di Atas Kekuasaan

Ketika umat Islam dipimpin Rasulullah, kepemimpinan bersifat tunggal dan kekuasaan terdistribusi pada masing-masing kepala kabilah. Ketika umat Islam dipimpin khalifah Abu Bakar, kepemimpinan dan kekuasaan bersifat sentral dalam kendali khalifah. Kondisi ini ditempuh karena demi menjaga stabilitas umat yang baru saja berduka dan melindunginya dari ancaman luar. Ketika umat Islam dipimpin khalifah Umar, kepemimpinan dan […]

Perbedaan dalam Islam

Perbedaan-perbedaan yang timbul karena ketekunan belajar para ulama, tidak pernah menimbulkan perseteruan yang lebih besar dibandingkan perseteruan politis. Perbedaan madzhab-madzhab fikih dalam Islam tidak pernah melahirkan pertentangan fundamental, meski sesekali ada juga grudukan antar pendukung madzhab. Itu tidak dapat dipungkiri. Tapi setidaknya perbedaan madzhab tidak pernah melahirkan permusuhan sengit di kalangan umat Islam. Hal ini […]

Islam di Atas Ideologi

Apa-apa itu kalau diideologikan, biasanya akan dipeluk dengan fanatik. Perbedaan-perbedaan yang bersifat ideologis sangat susah dijembatani, karena di sana ada fanatisme dan kadang disusupi kepentingan politik. Biasanya berakhir di medan perang. Untunglah selalu ada para ulama di setiap zaman yang menengahi sehingga pertumpahan darah tidak meluas dan berkepanjangan. Sunni-Syiah awalnya adalah perkubuan politik, sebelum Syiah […]

Kepemimpinan Nabi

Saya berani bertaruh bahwa para khalifah empat (khulafaur rasyidin) itu bukanlah orang-orang yang mewarisi kepemimpinan para raja, tapi mereka mewarisi kepemimpinan para nabi. Indikatornya menurut saya dilihat dari dua hal. 1. Kehidupan pribadi mereka yang sangat sederhana 2. Yang mereka prioritaskan adalah penyiaran Islam, bukan semata-mata urusan penaklukkan kekuasaan. Dari Abu Bakar sampai Ali bin […]

Paradoks yang Kita Lupa

Ketika umat Islam dalam kondisi tertindas dan kekuasaan sedang rusak-rusaknya, justru lahir karya-karya besar ulama yang menyejarah. Apa dikira ketika Rasulullah memimpin Madinah, situasi umat Islam itu pas sangat sejahtera dan santai-santai? Setahu saya kok tidak ya, justru itu saat berat-beratnya hidup karena harus bertahan dan berjuang mendakwahkan Islam. Di zaman Abu Bakar tak kalah […]

Jawa dan Nusantara

Di mana pun negeri di dunia ini, tidak ada yang kesuburannya melebihi pulau Jawa dan secara umum kepulauan Nusantara. Tanah ini saking kayanya, dikeduk oleh kartel-kartel bisnis kolonial sejak ratusan tahun silam tidak ada habisnya. Sampai yang ngeduk kecapekan dan ditendang oleh yang baru. Di negeri ini pula, kita jumpai masyarakat yang begitu uletnya menjalani […]

Kekhilafahan Dalam Tanda Tanya

Menurutmu aneh tidak? Awalnya Madinah dan Mekah berdampingan, satunya pusat kekuasaan, satunya lagi pusat ruhani umat Islam. Lalu semakin bertambah tahun, pusat kekuasaan menjauh dari pusat ruhani. Dimulai dari pergeseran pusat kekuasaan ke Kuffah, lalu ke Damaskus, lalu ke Baghdad, hingga akhirnya ke Konstantinopel (sekarang Istanbul). Apakah pergeseran tersebut sesuatu yang hanya kebetulan, atau sebenarnya […]

NU yang Kukenal

Yang saya tahu, meskipun hari ini banyak kepentingan yang mencoba untuk menstrukturkan NU, tapi berdasarkan sejarahnya NU adalah organisasi paguyuban para ulama beserta umatnya. Mereka berdiri sejajar satu sama lain. Kehormatan antar ulama diiakui karena ilmu dan pengabdian, bukan karena hasil voting. Jika KH Hasyim Asy’ari diakui sebagai Rais Akbar itu karena kewibawaan dan keutamaan […]