Umat Islam dalam Bayang-Bayang Kapitalisme

Penjajahan ekonomi itu harus dilawan dengan kesadaran personal, bukan semata-mata mengandalkan sistem. Islam sebenarnya sangat lengkap mengajarkan umatnya melawan berbagai monopoli ekonomi. Perintah untuk hanya memakan yang halal dan thayyib itu sebenarnya sudah bisa menjadi pintu untuk kita tidak hobi makan yang serba instan. Dengan menanam sendiri atau membeli dari petani yang kita punya aksesnya […]

Ulama

Para ulama sejati dari dulu tetap akan sama. Tidak akan pernah berada di bawah negara atau kekuasaan mana pun. Bahwa mereka mematuhi hukum yang berlaku pada negara yang ditempatinya, semata-mata karena ada kemaslahatan yang dihasilkannya. Imam Abu Hanifah tidak pernah bersedia mengakui satu raja pun dari bani Umayah dan Abasiyah hingga wafatnya. Demikian pula para […]

Takut Melihat Kenyataan

Kalau penelusuran sejarah kita sengaja diberhentikan pada masa KH Hasyim Asy’ari memimpin NU (dulu NO) atau KH Ahmad Dahlan memimpin Muhammadiyah, maka ya wajar kalau kita akan terus saling berjarak (aku sebagai NU atau aku sebagai Muhammadiyah) padahal sama-sama bersyahadat dengan lafal yang sama. Coba diperpanjang lagi ke Syaikh Kholil Bangkalan yang dulu mengajar mereka […]

Apa yang Salah dengan Cadar?

Apa salahnya dengan pilihan untuk memakai cadar? Bukankah itu hak berpakaian. Kalau pelarangannya dengan alasan itu bukan budaya Nusantara, maka yang berpakaian ala Eropa, apalagi yang cuma pakai pakaian kurang bahan itu harusnya dilarang juga. Lama-lama perguruan tinggi menjadi lembaga aneh. Wadah intelektual yang seharusnya menggodog hal-hal baru, mendialogkan berbagai perbedaan pemikiran, dan melakukan upaya […]

Orkestrasi atau Dominasi?

Dakwah Rasulullah itu sebenarnya proses orkestrasi apa dominasi? Kalau orkestrasi, tetap ada dominasi, tapi itu berlangsung secara alami, karena yang dominan berarti dibutuhkan paling banyak dalam mekanisme orkestrasi. Kalau dominasi, maka yang terjadi adalah gesekan antar unsur, karena masing-masing menghendaki dominasi atas yang lain. Sehingga proses negasi tidak dapat dihindarkan ketika terjadi kebuntuan. Orkestrasi tidak […]

Kemerdekaan Seorang Muslim

Saya belajar dari kehidupan Al Ghazali, Ibnu Athailah, Jalaludin Rumi, dll ketika zaman itu kekuasaan umat Islam hancur didera perang saudara sesama penguasa muslim dan diserang dari segala penjuru oleh raja-raja Eropa dan imperium Mongol. Umat Islam tetap eksis dan tumbuh ketika mereka tetap bersama ulama. Dari situ saya memahami bahwa akidah itu memang sesuatu […]

Islam di Atas Kekuasaan

Ketika umat Islam dipimpin Rasulullah, kepemimpinan bersifat tunggal dan kekuasaan terdistribusi pada masing-masing kepala kabilah. Ketika umat Islam dipimpin khalifah Abu Bakar, kepemimpinan dan kekuasaan bersifat sentral dalam kendali khalifah. Kondisi ini ditempuh karena demi menjaga stabilitas umat yang baru saja berduka dan melindunginya dari ancaman luar. Ketika umat Islam dipimpin khalifah Umar, kepemimpinan dan […]

Perbedaan dalam Islam

Perbedaan-perbedaan yang timbul karena ketekunan belajar para ulama, tidak pernah menimbulkan perseteruan yang lebih besar dibandingkan perseteruan politis. Perbedaan madzhab-madzhab fikih dalam Islam tidak pernah melahirkan pertentangan fundamental, meski sesekali ada juga grudukan antar pendukung madzhab. Itu tidak dapat dipungkiri. Tapi setidaknya perbedaan madzhab tidak pernah melahirkan permusuhan sengit di kalangan umat Islam. Hal ini […]

Islam di Atas Ideologi

Apa-apa itu kalau diideologikan, biasanya akan dipeluk dengan fanatik. Perbedaan-perbedaan yang bersifat ideologis sangat susah dijembatani, karena di sana ada fanatisme dan kadang disusupi kepentingan politik. Biasanya berakhir di medan perang. Untunglah selalu ada para ulama di setiap zaman yang menengahi sehingga pertumpahan darah tidak meluas dan berkepanjangan. Sunni-Syiah awalnya adalah perkubuan politik, sebelum Syiah […]

Kepemimpinan Nabi

Saya berani bertaruh bahwa para khalifah empat (khulafaur rasyidin) itu bukanlah orang-orang yang mewarisi kepemimpinan para raja, tapi mereka mewarisi kepemimpinan para nabi. Indikatornya menurut saya dilihat dari dua hal. 1. Kehidupan pribadi mereka yang sangat sederhana 2. Yang mereka prioritaskan adalah penyiaran Islam, bukan semata-mata urusan penaklukkan kekuasaan. Dari Abu Bakar sampai Ali bin […]