Jas Merah: Jangan Melupakan Sejarah

Gerakan kiri dan Islam itu sebenarnya potensial menghasilkan pemimpin yang tidak terlalu pro oligarki. Tapi kaum kiri sudah dihabisi tahun 1965, sisanya tiarap. Kaum Islamis nggak percaya diri, lebih senang nggamblok, karena lebih menguntungkan. Lebih lucu lagi, saat ini umat Islam terbelah dua, masing-masing nggamblok pada kubu yang diusung oleh oligarki. Tokoh-tokoh Islamnya berdalil atas […]

Hoax di Masa Fitnah

Di zaman Umar, kasus pecat memecat gubernur sudah biasa terjadi. Apalagi di era Utsman dan Ali. Kasus pemecatannya bermacam-macam. Ada karena indikasi korupsi, ada pula karena ketidakcocokan rakyat kepada sang gubernur, sekalipun sang gubernur tidak memiliki catatan hitam terkait jalannya pemerintahan. Khalifah tidak perlu bikin KPK, cukup rakyat lapor ke Madinah. Lalu persidangan digelar, rakyat […]

Mentradisikan “Syura” untuk Dunia Baru

Cara umat Islam keluar dari term negara (state) bukanlah dengan membuat state baru atau coup de etat. Hasilnya akan sama saja. Sebab begitu berdiri negara Islam, aturan globalnya tetap ikut kesepakatan internasional. Kalau dulu, senjata masih milik setiap bangsa. Artinya setiap bangsa berdaulat atas persenjataannya sendiri. Sekarang senjata kan dimonopoli AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan […]

Ingat, Kita Itu Cuma Penumpang

Saat ini, seluruh dunia mengikuti kesepakatan sebagai negara (state). Konsep negara itu sendiri akarnya dari ideologi sekuler Barat. Konsekuensinya umat Islam ya memang cuma jadi penumpang di negara-negara mana pun. Kalau pun umat Islam memegang kontrol kekuasaan, mereka harus tunduk pada kesepakatan negara bangsa itu. Umat Islam tidak memiliki kemampuan mengkonsolidasikan diri secara politik. Tidak […]

Nabi yang Manusia

Dari semua Nabi, Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi pada usia 40 tahun, setelah beliau menjalani perjalanan sebagai manusia paripurna. Cara Allah mengangkat beliau menjadi Nabi menjadi hikmah bagi manusia bahwa menapaki derajat yang agung itu bisa ditempuh dengan berproses menjadi manusia menuju paripurna. Di kemudian hari, hikmah itu terbukti ketika kemudian kita menyaksikan banyak orang […]

Makin Tua Makin Bertapa

Selain Nabi Muhammad, umumnya anugerah kenabian sudah bersifat bawaan. Sementara Nabi Muhammad, beliau menjalani kehidupan manusiawi hingga paripurna menjadi manusia, baru diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Hal yang sering diabaikan dalam mempelajari shirah adalah bahwa Nabi tidak menyadari dirinya akan menjadi Nabi. Bahkan karena lamanya jarak antara wahyu pertama dengan wahyu berikutnya, Nabi sampai mengalami […]

“Melawan” LGBT

Persenggamaan ala LGBT maupun persenggamaan suami istri yang sah, pada tataran fisiknya memang sama-sama untuk mencari kepuasan seksual. Jadi pelaku LGBT kalau mau diejek dan dibantah dengan argumen yang menyangkut fisik, mereka bisa dengan enteng menjawab, “yang penting kan puas”. Selesai. Persoalan LGBT itu sebenarnya hanya efek paling terluar dari manusia yang kehilangan visi hidup […]

Umat Pelengkap Penderita

Salah satu teman FB yang sejauh saya mengenali postingan-postingannya yang berbobot, punya perhatian lebih terkait persoalan hukum. Berdasarkan kajiannya, negara kita itu secara hukum memang sekuler. Para guru besar kita yang disebut begawan hukum, mengikuti madzhab Kelsen dengan teori hukum murni-nya, yang sekuler kaffah. Berarti sekalipun kita melabeli gerakan kita dengan nama agama, sebenarnya akan […]

Melupakan Tasawuf

Konsistensi para ulama sufi dari masa ke masa adalah melawan para penguasa (baik yang formalnya seorang muslim maupun nonmuslim) yang melakukan pelanggaran mendasar atas nilai-nilai ketuhanan dalam pengelolaan manusia dan alam. Makanya jabatan para ulama sufi di masa lalu tidak mungkin jadi penguasa. Mereka paling tinggi menjadi qadhi (hakim) negara (misal Syekh Junaid al Baghdadi). […]

Kok Abu Lu’lu’ah?

Sebelum Syiah dijadikan ideologi bernegara masyarakat Iran, bukankah ia hanyalah sebuah kubu politik yang fanatik pada Ali bin Abi Thalib? Kubu ini merasa sakit hati atas kemenangan diplomasi kubu Muawiyah dalam perang Siffin. Sakit hati itu semakin bertambah dengan pembunuhan Hasan pasca perjanjian Madain dan pembantaian Husain di perang Karbala. Rasa sakit itu semakin disuburkan […]