Tokoh Agama Perusak Demokrasi

Keterlibatan tokoh agama dalam politik praktis itu justru memperkeruh keadaan. Dalam tatanan negara dan kebangsaan yang majemuk seperti Indonesia, tokoh agama itu seperti paku untuk menjaga rekatnya bangsa. Politik mereka seharusnya politik kebangsaan, bukan partisan. Ketika para tokoh agama tetap menjaga jarak dari politik praktis, para politikus tidak bisa melenggang bebas. Sebab mereka akan selalu […]

Resep Manjur Menjadi Umat Bersumbu Panjang

Berdasarkan data yang ada, investasi asing di Indonesia itu sebenarnya kecil. Masalahnya oligarki kita itu kelewat berkuasa. Kekayaan mereka 600 ribu kali kekayaan orang-orang biasa (pendapatan per kapita) di negeri ini. Yang menjajah kita itu janjane ya elit oligarki kita sendiri yang kayanya kelewat batas. Jahatnya lagi, mereka itu udah kaya, semua infrastruktur kekuasaan dikuasai […]

Beragama Sekedar Formalitas

Mengapa hari ini agama jadi semacam ritual saja, yang bisa dikomodifikasikan, baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi? Karena cara beragama kita sebatas formalitas. Yang penting menjalankan ritual kepatuhan berdasarkan versi-versi hukum positif (fiqih) yang diajarkan ulama. Kita tidak dilatih sejak dini untuk beragama melalui serangkaian proses intelektualisasi dan penyadaran diri yang utuh seperti yang ditempuh […]

Potensi Terpendam

Setelah lulus sarjana saya itu bingung melihat potensi diri saya sendiri. Baru setelah menikah tahu potensi diri saya yang begitu keren dan produktif, yaitu memproduksi sampah. Dari pagi sampai malam, saya terbukti sangat produktif menghasilkan sampah. Baik dari selangkangan maupun dari aktivitas-aktivitas yang saya lakukan berupa zat organik, kertas, dan plastik. Kecepatan saya memproduksi sampah […]

Kebodohan Manusia Dari Masa ke Masa

Sifat dasar dari tradisi kekuasaan itu transaksional. Makanya ada perjanjian. Sementara alam ini bekerja tidak berdasarkan prinsip transaksional semacam itu. Alam ini bekerja dalam kepatuhan dan keseimbangan. Manusia, karena diberi akal pikiran, dia bisa memilih apakah mengalir bersama alam atau menciptakan hal aneh-aneh untuk diterapkan di tengah-tengah sistem alam yang sudah disetting default oleh penciptanya. […]

Pengin Sugih Pol-Polan

Dalam alam kapitalisme, upah rendah itu memang masalah serius. Tenanan. Ora duwe duit ki ora kepenak. Kita telah meninggalkan alam berpikir ala Badui atau suku-suku yang masih berpegang pada kemandirian itu. Sehingga yen ra due duit, ya masalah tenan. Sebab ra iso tuku ini itu. Ya bikin sendiri! Itu kalau alam berpikir kita masih seperti […]

Robot NKRI

Besok anak cucuku akan kuwarisi cerita tentang nenek moyangnya yang bingung, usai bikin robot raksasa bernama NKRI. Baru dibikin, tak lama kemudian robotnya error. Ia ngamuk meneror siapa saja. Celakanya, tombol resetnya nggak ketemu-ketemu. Banyak orang berbisnis menawarkan jasa reset robot. Mereka tawarkan janji-janji manis. Ternyata setelah disetujui, mereka cuma ngintil robot. Di mana robot […]

Sampah Kita Kewajiban Kita

Sampah-sampah yang kita hasilkan dari rumah tangga dan selangkangan kita itu wajib diatasi secara sendiri-sendiri, dan saya yakin hukumnya fardhu ‘ain. Ada pun soal negara, bisa jadi malah bukan kewajiban, sebab bikin negara sendiri itu cuma ijtihad. Kalau terbukti negara cuma menyengsarakan manusia, harusnya manusia menemukan ijtihad yang baru untuk mengelola kehidupan bersama. Jadi sambil […]

Me-Muhammad-kan Diri

Dari sejarahnya, fiqih itu lahirnya selalu di belakang realita. Artinya realita muncul dulu, baru dibahas dan dibakukan oleh fiqih. Maka, orang yang beragama semata-mata mengandalkan fiqih akan selalu jadi bulan-bulanan realita. Mengapa umat Islam hari ini terjerembab dalam bulan-bulanan realita? Sebab terlalu dominan pada fiqih. Memegang fiqih itu penting, tapi bukan segala-galanya. Nabi Muhammad menjalani […]

Menetapi Peran

Disiplin dan sadar peran itu tidak gampang. Menjadi rakyat itu, perannya ya memberi mandat dan mengawasi pelaksanaan mandat. Saat pemilu merahasiakan pilihannya. Jebul, hal itu tidak mudah. Betapa susahnya menahan diri untuk merahasiakan pilihan. Bukan timses, apalagi kandidat, tapi justru paling gaduh kampanye melebihi para timsesnya. Demikian pula menjadi menteri koordinator kemaritiman, tugasnya ya mengkoordinasikan […]