Persoalan Sampah Juga Bagian dari Keimanan

Persoalan sampah dan kerusakan lingkungan itu seharusnya bikin kita merinding dengan hukuman Tuhan. Sebab tugas untuk beribadah dan menjadi khalifah di bumi itu bukan dua hal yang berbeda, tetapi realisasi ibadah itu ya menjadi khalifah di muka bumi. Bukti kekhalifahan kita bisa dari hal terkecil hingga yang terbesar. Dari yang terkecil ya misalnya kita tidak […]

Medsos Bukan Dunia Nyata

Medsos itu lebih lentur dibandingkan hal-hal yang fisik di tengah masyarakat. Kalau di tengah masyarakat, misalnya kita teriak-teriak, menyalahgunakan pengeras suara masjid, dll pasti sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat sekitar. Jika mereka melaporkan kita ke polisi, ya wajar. Itu mending dibandingkan mereka datang dan menghajar kita. Lha kalau di medsos, mekanismenya sebenarnya bisa ditangani lebih […]

Tergantung Manusianya

Sehebat apa pun teologi keagamaan, ia membutuhkan manusia yang mengaplikasikannya agar terasa manfaatnya di muka bumi. Jadi sekarang ini, mending do berlomba-lomba mengatasi masalah-masalah yang mengancam kita bersama. Yang sangat urgen adalah soal kerusakan lingkungan. Saya kira, jika kita sama-sama merasa takut pada Tuhan atas ketetapan hukum-Nya ketika alam tidak kita pelihara, kita tidak akan […]

Sampah yang Terabaikan

Negara, parpol, bahkan para tokoh yang di-nabi-kan sekarang itu bisa bubar dan mati tanpa harus menunggu lama. Tapi persoalan sampah, limbah, dan kerusakan lingkungan akan terus bergulir hingga sampai tiba waktunya Allah memerintahkan alam membereskan urusan ini. Ketika itu terjadi, manusia tidak memiliki pilihan lain, kecuali ikut binasa. Saya tidak mengecilkan urusan politik dan kekuasaan, […]

Internasionalisasi Palsu

Mendatangkan orang asing dengan bayaran berlipat menurut standar “internasional”, sebenarnya bukan hal baru. Karena elit ekonomi kita juga terbiasa mengekspor barang-barang berkualitas tinggi dan mengedarkan barang-barang berkualitas rendah di pasar dalam negeri. Dan betapa tololnya kaum intelektual yang mencari-cari alasan untuk membenarkan praktik aneh bin konyol semacam ini. Wis jelas kebijakan pekok, kok dibela-belain. Kowe […]

Saya Cuma Gojek

Go-jek adalah inovasi dalam sistem outsourcing super efisien dengan pelayanan konsumen yang memuaskan. Karena yang ditonjolkan bagian pelayanan dan jumlah konsumennya yang besar, ia menarik untuk terus dikucuri dana investasi. Jika dilihat dari nalar dagang, Go-jek seharusnya sudah bangkrut dari dulu, wong kita bayar 10.000, si driver bisa dapat pemasukan sampai 20.000 je. Tapi nyatanya […]

Menuju Titik Keseimbangan

Dalam ilmu matematika, kita mengenal konsep bidang dan ruang. Dari keduanya, kita mengental titik tengah. Konon, titik tengah ini merupakan titik keseimbangannya. Jika kita melihat adanya ruang atau bidang yang tidak berbatas tepinya, bisakah kita memperkirakan posisi kita agar berada di titik tengahnya, sehingga relatif seimbang dan aman dari goncangan? Tugas kehidupan yang dititipkan Tuhan […]

VOC Tak Pernah Pergi

Musuh kita bersama saat ini kan sebenarnya kartel-kartel perdagangan yang menjalankan praktik monopoli seperti era VOC. Tak kasih contoh, umat Islam kan hari ini sedang rajin-rajinnya baca (eh beli) al Quran. Menurut para penerbit, penjualan al Quran itu sangat stabil dan menjadi penopang cashflow rutinan para penerbit agar selalu punya lebon. Sebab penerbit-penerbit itu bisa […]

Kemalasan Belajar dan Kefanatikan Buta

Sebagai seorang muslim, keyakinan atas sebuah pendapat itu penting. Sebab para Nabi itu mengawali dakwah sebagai seorang diri yang memiliki keyakinan atas apa yang kemudian disampaikannya. Yang tidak boleh adalah memaksakan pendapat dengan cara-cara yang tidak terpuji, seperti menjelek-jelekkan yang berbeda pendapat, membungkam secara sistemik, bahkan karena memiliki kekuasaan kemudian melakukan pembunuhan secara keji, baik […]

Pendapat Seseorang Tidak Bisa Membatalkan Pendapat Orang Lain

Kalau sedulur-sedulur tukang becak, kuli pasar, hingga para petani wutun itu mendukung tokoh-tokoh politik yang berkampanye, saya husnudzon banyak dari mereka memberikan dukungan dengan tulus, sebab banyak ketidaktahuan mereka atas realita politik. Jadi tidak perlu ada komentar yang mengejek mereka sebagai rakyat bodoh dan tidak melek politik. Yang perlu dikritik itu, ya para intelektual dan […]