Rakyat vs Oligarki

Pemilu itu akan menjadi asyik ketika rakyat berhadapan dengan oligarki. Sehingga militer bisa mengalami dilema apakah berpihak pada rakyat atau jadi anjing penjaga oligarki. Kalau di Indonesia, yang saling berhadapan justru oligarkinya. Sehingga militer merasa nyaman berada di manapun, toh sama saja menguntungkan. Lucunya, rakyat kok ya mau jadi jurkam para oligarki ini ya. Di […]

Tokoh Agama Perusak Demokrasi

Keterlibatan tokoh agama dalam politik praktis itu justru memperkeruh keadaan. Dalam tatanan negara dan kebangsaan yang majemuk seperti Indonesia, tokoh agama itu seperti paku untuk menjaga rekatnya bangsa. Politik mereka seharusnya politik kebangsaan, bukan partisan. Ketika para tokoh agama tetap menjaga jarak dari politik praktis, para politikus tidak bisa melenggang bebas. Sebab mereka akan selalu […]

Menegakkan Demokrasi

Demokrasi itu tidak sama dengan pemilu. Sangat aneh jika di zaman ini, cara berpikir kita masih kolot dengan mengarusutamakan pemilu tapi abai pada substansi demokrasi. Kalau yang jadi concern cuma pemilu, apalagi cuma pada siapa kandidatnya, maka tidak ada bedanya dengan orde sebelumnya. Sebab di zaman orba pemilu dimanipulasi oleh pemerintah yang berkuasa. Sementara hari […]

Bagaimana NKRI Mengambil Alih Wilayah Nusantara?

Indonesia memproklamasikan kemerdekaan dari penjajahan siapa? Kerajaan Jepang. Meskipun Jepang kalah, saat itu Sekutu belum mengambil alih. Apakah sewaktu Jepang menjajah berkuasa penuh di seluruh wilayah Indonesia? Tidak. Ada beberapa kerajaan-kerajaan di Nusantara yang bersedia tunduk di bawah Kerajaan Jepang, sehingga hakikatnya ia tetap merupakan kerajaan merdeka. Ketika Republik Indonesia diproklamasikan, bagaimana proses pengambilalihan wilayah […]

Demokrasi Aneh di Negeri Dongeng

Dalam demokrasi, kecurigaan rakyat pada politikus seharusnya hal biasa saja. Wajar, politikus yang berkuasa itu orang gajian. Mereka tenaga kontrak lima tahunan, digaji besar, yang tugasnya mengelola pemerintahan. Wajar pula jika rakyat mengkritik politikus habis-habisan dalam urusan pemerintahan, bukan urusan personal. Selama urusan kinerja, tidak boleh ada kata ampun. Barulah jika, ada rakyat yang menyerang […]

Standar Rakyat

Sebagai rakyat, sudah tentu standar saya pada politikus sangat tinggi. Berbeda dengan timses yang fokusnya kampanye, artinya memang harus nyari baik-baiknya dari apa yang dikampanyekannya. Meskipun standar rakyat itu sangat tinggi tidak berarti rakyat anti politikus lho ya. Sebab realitanya dengan kinerja politikus yang cukup payah pun rakyat tetap baik-baik saja, tidak demo, melakukan tindakan […]

Jas Merah: Jangan Melupakan Sejarah

Gerakan kiri dan Islam itu sebenarnya potensial menghasilkan pemimpin yang tidak terlalu pro oligarki. Tapi kaum kiri sudah dihabisi tahun 1965, sisanya tiarap. Kaum Islamis nggak percaya diri, lebih senang nggamblok, karena lebih menguntungkan. Lebih lucu lagi, saat ini umat Islam terbelah dua, masing-masing nggamblok pada kubu yang diusung oleh oligarki. Tokoh-tokoh Islamnya berdalil atas […]

Resep Manjur Menjadi Umat Bersumbu Panjang

Berdasarkan data yang ada, investasi asing di Indonesia itu sebenarnya kecil. Masalahnya oligarki kita itu kelewat berkuasa. Kekayaan mereka 600 ribu kali kekayaan orang-orang biasa (pendapatan per kapita) di negeri ini. Yang menjajah kita itu janjane ya elit oligarki kita sendiri yang kayanya kelewat batas. Jahatnya lagi, mereka itu udah kaya, semua infrastruktur kekuasaan dikuasai […]

Beragama Sekedar Formalitas

Mengapa hari ini agama jadi semacam ritual saja, yang bisa dikomodifikasikan, baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi? Karena cara beragama kita sebatas formalitas. Yang penting menjalankan ritual kepatuhan berdasarkan versi-versi hukum positif (fiqih) yang diajarkan ulama. Kita tidak dilatih sejak dini untuk beragama melalui serangkaian proses intelektualisasi dan penyadaran diri yang utuh seperti yang ditempuh […]

Mundur Sejenak untuk Belajar

Ketidakjelasan penggunaan term negara, pemerintah, dan berbagai istilah terkait kenegaraan membuat masyarakat kita lucu-lucu tiap kali menjelang pemilu. Setiap pemilu, bahan kampanye yang digunakan adalah klaim yang dilawan dengan klaim. Misalnya petahana telah mengklaim membangun jalan tol dan jalan-jalan desa yang sangat banyak. Klaim itu dinegasikan oleh klaim pihak oposisi. Dilihat dari hasil fisiknya, klaim […]