Menuju Titik Keseimbangan

Dalam ilmu matematika, kita mengenal konsep bidang dan ruang. Dari keduanya, kita mengental titik tengah. Konon, titik tengah ini merupakan titik keseimbangannya. Jika kita melihat adanya ruang atau bidang yang tidak berbatas tepinya, bisakah kita memperkirakan posisi kita agar berada di titik tengahnya, sehingga relatif seimbang dan aman dari goncangan? Tugas kehidupan yang dititipkan Tuhan […]

VOC Tak Pernah Pergi

Musuh kita bersama saat ini kan sebenarnya kartel-kartel perdagangan yang menjalankan praktik monopoli seperti era VOC. Tak kasih contoh, umat Islam kan hari ini sedang rajin-rajinnya baca (eh beli) al Quran. Menurut para penerbit, penjualan al Quran itu sangat stabil dan menjadi penopang cashflow rutinan para penerbit agar selalu punya lebon. Sebab penerbit-penerbit itu bisa […]

Ultra-Ghibah Zaman Now

Ini zaman di mana hal-hal privat dijadikan olok-olok publik dan hal-hal yang menyangkut kepentingan publik diabaikan baik dengan sengaja atau entah karena terlalu sibuk menguliti hal-hal privat orang lain. Hal itulah yang membuat para selebritis menjadi terkenal. Padahal apa pentingnya mengekspos dan mengikuti kehidupan personal mereka. Mosok busana hingga kawin-cerainya bisa jadi konsumsi publik. Bahkan […]

Masjid Kehidupanku

Kata “politik” sendiri memang mengalami distorsi makna, dimana politik adalah yang begitu-begitu itu (tahulah maksud saya). Dalam dinamikanya, muncul wacana melarang adanya pembicaraan politik di masjid. Akibat wacana itu, muncul pro kontra. Yang pro maupun yang kontra soal isu itu kayaknya ya cuma yang berkepentingan atas polemik politik (menurut makna sekarang) yang sedang berjalan. Yang […]

Kemalasan Belajar dan Kefanatikan Buta

Sebagai seorang muslim, keyakinan atas sebuah pendapat itu penting. Sebab para Nabi itu mengawali dakwah sebagai seorang diri yang memiliki keyakinan atas apa yang kemudian disampaikannya. Yang tidak boleh adalah memaksakan pendapat dengan cara-cara yang tidak terpuji, seperti menjelek-jelekkan yang berbeda pendapat, membungkam secara sistemik, bahkan karena memiliki kekuasaan kemudian melakukan pembunuhan secara keji, baik […]

Pendapat Seseorang Tidak Bisa Membatalkan Pendapat Orang Lain

Kalau sedulur-sedulur tukang becak, kuli pasar, hingga para petani wutun itu mendukung tokoh-tokoh politik yang berkampanye, saya husnudzon banyak dari mereka memberikan dukungan dengan tulus, sebab banyak ketidaktahuan mereka atas realita politik. Jadi tidak perlu ada komentar yang mengejek mereka sebagai rakyat bodoh dan tidak melek politik. Yang perlu dikritik itu, ya para intelektual dan […]

Ketika Koalisi Hanya Sekedar Label

Pada pemerintahan yang sehat, koalisi dan oposisi sadar aturan main. Pemerintah beserta tim koalisi sibuk bekerja mewujudkan program, sedangkan oposisi gencar mengkritisi program yang berjalan dan mengajukan tuntutan-tuntutan perbaikan secara konsisten. Tapi, agar kondisi berjalan, diperlukan rakyat yang sibuk bekerja dan cangkrukan sendiri, bukan yang jadi tim hore. Lha sekarang, kalau ada oposisi ngritik pemerintah, […]

Biro-Korporasi

Di zaman Orde Baru, tentara maupun pensiunan tentara itu merangkap jadi macam-macam dari Gubernur, Bupati, dan berbagai jabatan strategis untuk mendukung kekuasaan Eyang Soeharto. Di zaman sekarang, tentara sudah dikandangkan ke barak. Giliran dosen-dosen merangkap jabatan strategis macam-macam. Akhirnya kampus kekurangan dosen dan jam-jam kuliah sering kosong atau dibanjeli saja. Dengan sendirinya kualitas penelitian yang […]

Salah Sangka Politik

Kok pada marah-marah sama politisi yang kampanye sebar kaos dan bagi-bagi uang ketika musim pemilu, tapi lupa saat menjadi anggota dewan atau pejabat tinggi. Bukankah mereka bisa kampanye itu karena mereka ubet cari sponsor dari para pengusaha besar, lalu bisa menyebar kaos dan uang. Wajar kan kalau nanti jadi anggota dewan dan pejabat tinggi yang […]

Oposisi Palsu

Sebenarnya ketika ajaran agama ditinggalkan karena tidak bisa memberi solusi atas penindasan dan pemiskinan yang sedang terjadi, bukan karena salah ajaran agamanya, tetapi para ulama yang menafsirkan agama menggiring umat pada kesesatan. Para Nabi adalah orang-orang yang mencerahkan manusia pada zamannya untuk keluar dari jebakan syirik dan kezaliman yang mereka lakukan secara individual maupun oleh […]