Cemas Hasil Pilpres, Abai dengan Sampah Sendiri

Mengapa orang lebih cemas soal siapa yang jadi presiden ketimbang melihat sampah yang berserakan setiap hari di lingkungannya. Padahal urusan sampah itu riil di depan mata, dan kita termasuk pelaku primernya. Atau bahkan merasa sudah beriman dan masuk syurga dengan setiap hari buang sampah di depan rumah, sedangkan dia tahu betul bahwa sampahnya itu cuma […]

Mengakui Indonesia, Tapi Menolak Barat?

Mengakui Indonesia tapi menafikan kontribusi Barat itu konyol. Sebab tradisi asli leluhur bangsa ini adalah konfederasi. Tapi kalau dibukakan apa kontribusi Barat bagi terbentuknya negara modern yang unik ini, justru si pembuka dicap pemuja Barat. Menjadi Indonesia, menjadi negara kesatuan, menjadi masyarakat yang agak-agak sekuler seperti ini, bagaimana pun itu adalah hasil kontribusi Barat yang […]

Bangsa Kaya yang Jatuh Miskin

Belajar dari suku-suku seperti Boti, Badui, Samin, dan yang lainnya, saya menduga bahwa kehidupan bangsa kita dari dulu aslinya sangat efisien dan harmonis dengan alam. Kalau pun ada kerajaan-kerajaan yang silih berganti itu, hanya semacam mercusuar yang timbul tenggelam dalam lintasan sejarah. Masyarakat desa-desa tetap merdeka dan menghidupi kerajaan-kerajaan itu dengan setoran-setoran upeti secara berkala. […]

Sampah, Demokrasi, dan Shalat Kita

Memulai kebiasaan memilah sampah, membuat ecobrick dan kompos organik itu, di samping membutuhkan pembiasaan rutin, juga perlu menumbuhkan rasa tanggung jawab bahwa “sampahku tanggung jawabku”. Proses ini mirip dengan pembentukan kebiasaan shalat bagi seorang muslim. Jika orang tua hanya memaksa anaknya untuk melakukan shalat, tanpa berhasil menginternalisasikan rasa tanggung jawab dan merasa butuh akan shalat, […]

Dilema Kepala Negara = Kepala Pemerintahan

Memiliki politikus yang merangkap sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan itu memang jadi bikin serba salah. Terhadap kepala negara, kita harus menghormatinya, karena itu simbol persatuan dan kebesaran kita bersama. Dia adalah wajah kita sebagai sebuah negara. Tapi terhadap kepala pemerintahan, kita harus kritis dan ikut mengawasi, sebab ia dan pembantunya dimandati untuk mengelola uang […]

Anomali di Rezim Ini

Anomali rezim ini sepertinya bukan pada pemerintahnya, tapi pada perilaku rakyatnya. Kalau pemerintahnya dari dulu ya begitu-begitu saja (terkecuali mungkin yang agak spesial cuma di era Gus Dur), ada kelebihannya, dan lebih banyak kekurangannya. Ada yang suka mangkrak, ada yang doyan jual aset, ada yang doyan utang dan impor. Nah perilaku rakyatnya yang beda. Zaman […]

Memulai Dari Diri Sendiri

Ra iso nggayuh negara sing temata, yo wis saiki ditata wae rumah tangga kita dan sekitarnya. Sampah dan manajemen pemenuhan kebutuhan rumah tangga bisa dikelola sendiri kan. Ajar ngelola sampah, ajar nandur-nandur untuk konsumsi sendiri. Dan kalau nanti dilebihkan rizkinya bisa memenuhi kebutuhan energi sendiri dari sumber yang terbarukan (surya, angin, dll). Fungsi kekhalifahan itu […]

Pemilu 2019 dan Masa Depan Hutang

Dilihat secara sistem, akurasi¬†kawalpemilu.org¬†bisa jadi lebih tinggi daripada situngnya KPU. Meski demikian tidak berarti hasilnya nanti akan saling bertolak belakang. Dari 70-an % data yang masuk, suara petahana sudah berjarak 10-an juta dari penantangnya. Sejak awal saya sendiri melihat kemungkinan besar petahana menang. Beberapa faktornya, petahana bisa memilih cawapres yang relatif bagus dalam mendulang suara […]

Resep Menang Pilpres

Tahun 2024, kalau aturan pilpresnya sekedar banyak-banyakan pemilih langsung, fokus garap pulau Jawa (prioritas utama) dan Sumatra secara serius. Pulau lainnya ngalir aja. Kalau nanti Pak Jokowi menang lagi, itu karena timses beliau pegang kunci Jateng, DIY, dan Jatim dengan gemilang soalnya. Padahal di provinsi lain, Pak Prabowo banyak menangnya. Soal apakah KPU curang atau […]

Beragama dengan Efektif

Agama itu menawarkan efektivitas. Kebenaran di dalam ajarannya bisa diselami sambil jalan. Tapi dengan menjalankan ajaran agama, membuat hidup kita lebih efektif. Bandingkan dengan mereka yang ke sana kemari mencari Tuhan dengan metode pikirannya sendiri. Kalau suatu ketika diperkenankan bisa ketemu Tuhan ya beruntung. Seringnya pada jempalikan dan njungkel. Efektivitas kadang lebih diperlukan ketimbang kita […]