Umat Pelengkap Penderita

Salah satu teman FB yang sejauh saya mengenali postingan-postingannya yang berbobot, punya perhatian lebih terkait persoalan hukum. Berdasarkan kajiannya, negara kita itu secara hukum memang sekuler. Para guru besar kita yang disebut begawan hukum, mengikuti madzhab Kelsen dengan teori hukum murni-nya, yang sekuler kaffah. Berarti sekalipun kita melabeli gerakan kita dengan nama agama, sebenarnya akan […]

Melupakan Tasawuf

Konsistensi para ulama sufi dari masa ke masa adalah melawan para penguasa (baik yang formalnya seorang muslim maupun nonmuslim) yang melakukan pelanggaran mendasar atas nilai-nilai ketuhanan dalam pengelolaan manusia dan alam. Makanya jabatan para ulama sufi di masa lalu tidak mungkin jadi penguasa. Mereka paling tinggi menjadi qadhi (hakim) negara (misal Syekh Junaid al Baghdadi). […]

Kok Abu Lu’lu’ah?

Sebelum Syiah dijadikan ideologi bernegara masyarakat Iran, bukankah ia hanyalah sebuah kubu politik yang fanatik pada Ali bin Abi Thalib? Kubu ini merasa sakit hati atas kemenangan diplomasi kubu Muawiyah dalam perang Siffin. Sakit hati itu semakin bertambah dengan pembunuhan Hasan pasca perjanjian Madain dan pembantaian Husain di perang Karbala. Rasa sakit itu semakin disuburkan […]

Tentang Tanjung Balai

Karena masjid adalah semacam lembaga siaran publik, ada baiknya memperhatikan keumuman yang berlaku di masyarakat itu. Misalnya, dalam hal azan, saya kira dikeraskan perlu agar menjadi tanda waktu. Tidak hanya bagi umat Islam, umat lain pun saya kira diam-diam juga terbantu dengan tanda-tanda waktu itu ketika mereka beraktivitas. Tapi di luar itu, rasanya kok berlebihan […]

Madinah Lokal

Sistem pesantren dan padepokan pada zaman dahulu setahuku adalah model masyarakat “Madinah lokal” yang memiliki independensi tinggi terhadap intervensi kekuasaan. Bagaimana pun para Kiai dihormati para santri, para Kiai sendiri memberi teladan tentang melayani orang dengan lebih baik. Wilayah pesantren yang luas didayagunakan membentuk sistem negara kecil. Para kiai sendiri, jika tidak ada tamu penting […]

Nabi Suka Berperang?

Sering timbul kegelisahan ketika membaca sejarah Nabi Muhammad soal perang. Banyak yang berkilah bahwa umat Islam itu baru perang, kalau diserang. Benarkah? Kenyataannya, dari sekitar 50-an ekspedisi Nabi (baik beliau sendiri menjadi pemimpin pasukan atau sekedar mengutus pasukan), peperangan yang beliau lakukan bersifat ekspansif, atau menyasar keluar Madinah. Barangkali hanya perang Uhud dan Khandaq yang […]

Muhammad, Manusia yang Nabi

Mekah dan Madinah adalah dua area yang berbeda tipe. Mekah adalah negara kota dengan aturan pemerintahan aristokrasi. Sedangkan Madinah adalah desa yang mengalami perang dan damai secara bergiliran. Di Mekah, Nabi Muhammad menampakkan sisi ideologisnya dalam berdakwah. Dengan modal tradisi klan yang kuat, beliau menyerukan pembelaan kepada yang tertindas dan mencela para penindas. Hasilnya beliau […]

Urbanisasi Kebudayaan

Kaum urban sangat rawan dijadikan obyek kapitalisasi apa pun. Dan itu sudah terlihat saat ini. Makanya keberadaan penguasa begitu penting artinya bagi mereka. Kaum pedesaan yang masih bertahan pada semangat produksi akan tetap woles melihat hidup ini, sebab prinsip produksi yang mereka jalani bukan semata-mata untuk dijual, tetapi memenuhi kebutuhan sendiri. Sekalipun mereka mungkin kadang-kadang […]

Masjid Kehidupanku

Kata “politik” sendiri memang mengalami distorsi makna, dimana politik adalah yang begitu-begitu itu (tahulah maksud saya). Dalam dinamikanya, muncul wacana melarang adanya pembicaraan politik di masjid. Akibat wacana itu, muncul pro kontra. Yang pro maupun yang kontra soal isu itu kayaknya ya cuma yang berkepentingan atas polemik politik (menurut makna sekarang) yang sedang berjalan. Yang […]

Ibrah Dari Perang Siffin

Belajarlah dari Perang Siffin, ketika kubu Muawiyah memerangi Kekhalifahan Ali. Dengan tidak bermaksud merendahkan Muawiyah, kita tetap harus mengakui bahwa kubunya berada di pihak yang salah. Apalagi ketika saudara Ali bin Abi Thalib pernah ada yang mutung karena meminta uang pada Ali tidak diberi (karena Ali memang super miskin meskipun menjadi khalifah), lalu menyeberang ke […]