Masa Kecil Kita

Kangen dengan suatu zaman ketika jamuran di tengah padhang mbulan masih bisa kujalani, ketika ngaji-nggarap PR-diskusi di mushola berlangsung di waktu primer sebelum diganggu TV, mancing nurut kalenan hingga kali besar dan cekdam, atau berburu mangga keong dan jambu mete. Ya rasa kangen seperti ini, ketika alam masih dekat dengan kita dan kita mau mendekatinya. […]

Masih Ada Orang Jujur

Setelah 40 hari meninggalnya nenek dari ayah, seorang tamu yang dikenal baik oleh ayah, datang bertamu. Awalnya dia bertanya, sebelum meninggal apakah nenek menyebutkan sesuatu tentang dirinya? Dijawab tidak ada. Sang tamu ini pun menjelaskan bahwa dia sekarang sukses berbisnis karena dulu dimodali alm. nenek sekian puluh juta. Sang tamu ini pun menyicil pembayaran hutangnya […]

Di Atas Langit Masih Ada Langit

Sains dan teknologi yang dikembangkan dalam dunia kampus saat ini sebenarnya belum mampu menangkap warisan sains dari leluhur kita. Juga ilmu sosial dan humaniora yang pernah diwariskan oleh leluhur kita, misalnya strategi Walisongo dalam meng-Islam-kan Jawa, belum banyak dikaji dengan sangat terang oleh para ilmuwan di kampus negeri ini. Dan saya harus bilang, bahwa ternyata […]

Jas Merah

Mengapa sejarah penting? Salah satunya adalah untuk mengajarkan proses dan membangun kebiasaan bersyukur. Yang lahir tahun 1990-an di desa, pasti pernah merasa bahwa TV berwarna itu sangat mewah. Sedusun cuma ada satu. Zaman itu kalau mau menyetel musik harus pakai kaset pita, kadang tapenya jadul sehingga untuk mempercepat lagu, pitanya diputer manual dengan bolpoin. Lalu […]

Tuhan, Gelar Manusia Perlu Direvisi

A : Mas, gubernurku hari ini merayakan pesta pernikahan anaknya lho. B : Sejak kapan gubernur punya anak dan punya tugas merayakan pernikahan? A : Lha ini di koran, baca deh. B : Yang merayakan pernikahan ya orang tua. Pas ngijabke dan ngirabke anake yo Bapak Anu bukan gubernur, pas itu dia jadi orang tua. […]

Jadi Begini …

Sebelum ada makhluk yang bernama negara, masyarakat Nusantara telah hidup dan mengelola tanah mereka yang diwariskan turun temurun. Mereka bertetangga satu sama lain, guyub rukun. Mereka hidup dalam tata nilai dan norma yang dibangun secara komunal dan bernasab pada kebudayaan raja atau ulama panutan mereka. Dalam kehidupan asal ini mereka hanya mengenal pengabdian. Tidak mengenal […]

Butuh Negara Sungguhan

Legitimasi pemerintah NKRI kan dilihat dari ketaatannya pada landasan perjanjian bernegara (Pancasila) dan konstitusi dasar (UUD 1945). Sebenarnya rakyat (bukan PNS dan aparat negara yang lain) bisa menggelar forum diskusi untuk menganalisis kesesuaian tindakan dan kebijakan negara berdasarkan acuan diatas. Hal ini penting untuk melihat apakah pemerintah NKRI yang sekarang masih legitimate atau perlu disusun […]

Negara Rasa Korporasi

Saya seneng-seneng senep lihat aneka keriuhan dunia maya dan jagad WA yang sering dipenuhi “copas dari grup sebelah”. Salah satu yang masih terus berjalan adalah isu soal kebangkitan komunisme di Indonesia. Apa benar itu ada? Yo mbuh, wong negara kita begitu kompleks masalahnya. Bahwa isunya sangat hot ya wajar, ini era dagang bro. Isu adalah […]

Ketika Rakyat Mengambil Mandatnya (4)

Ini bagian terakhir dari status-status panjang malam ini. Ada banyak kisah nyata di masyarakat yang membuat saya bahagia bahwa masih banyak rakyat yang berperan menjadi rakyat. Artinya masih banyak manusia di muka bumi yang berjuang demi harga diri kemanusiaannya. Mereka lebih besar dari negara, sehingga mereka mampu mencintai negara dan negeri ini dengan cara mereka […]

Ketika Rakyat Mengambil Mandatnya (3)

Lalu bagaimana seharusnya kita menghadapi realita zaman ini yang sudah dikepung negara, sistem ekonomi global yang ribawi, hingga organisasi-organisasi keagamaan yang menganggap paling benar sendiri dan menyalahkan yang lainnya? Ya tetap pada prinsip manusia, bahwa karena semua itu buatan manusia, ada sisi buruk dan baiknya kan. Artinya tidak usah ekstrim mau membubarkan negara segala atau […]