Hari ini ada rame-rame di Student Centre UNS. Oh ternyata ada acara tabligh akbar yang diadakan oleh JN UKMI UNS bersama Majelis Dhuha Nasional. Pembicaranya tidak main-main, yang terkadang tampil juga di televisi nasional, Syaikh Ali Jaber. Hari ini beliau berbagai motivasi untuk kami agar selalu bersemangat berinteraksi dengan al-Quran dan menjadi penghafal Quran.

Adalah aku yang masih malas-malasan dalam berinteraksi dengan Quran, maka hari ini seakan aku mendapat tamparan bertubi-tubi bagi beliau. Banyak hal yang beliau nasihatkan pada kesempatan hari ini. Salah satu motivasi yang menarik adalah kiat-kiat menghafalkan Quran meskipun belum memahami bahasa Arab. Yah, motivasi yang terucap dari lisan beliau membangkitkan para jamaah yang hadir hari ini. Aku pun juga merasa malu dengan diri sendiri yang sekarang telah dikaruniai kemampuan untuk membaca dan sedikit-sedikit mengerti bahasa Arab tetapi tidak serius untuk selalu berinteraksi dengan Quran. Ah, memalukan sekali.

Dan semakin menguatkan hati-hati kami ketika beliau juga membawa tiga hufaz cilik dari Mesir bersama kedua orang tuanya. Mereka adalah bocah-bocah berusia 4 – 6 tahun namun sudah hafal al-Quran. Untuk menguji hafalan mereka, Syaikh mempersilahkan para hadirin untuk bertanya kepada mereka dengan membacakan sebuah surah dalam al-Quran. Menakjubkan, dan ini adalah apa yang kulihat dengan kepalaku sendiri bagaimana seorang anak kecil langsung mampu melanjutkan ayat yang dibacakan, menyebutkan nama surahnya sekaligus menunjukkan letaknya dalam halaman mushaf al-Quran. Biasanya aku hanya melihat lewat Youtube, misalnya si Muhammad Tabat Taba’i yang berhasil meraih gelar doktor honoris causa pada usia 9 tahun karena kemampuannya menghafal dan menguasai isi kandungan al-Quran. Dan majelis pun berakhir. Alhamdulillah mendapat kesempatan untuk mencium tangan beliau, bukan apa-apa, tetapi ini adalah kesempatan yang sangat langka.

Hari ini aku bersyukur diingatkan oleh Allah. Biar belepotan dosa dan kemaksiatan sampai hari ini, aku berterima kasih kepada Allah dikaruniai kesempatan untuk selalu bersyukur atas kesempatan hidup dan dipertemukan dengan orang-orang yang terbaik. Hal yang terindah sebagai karunia Allah, diberi kesempatan hidup dan hati yang hidup untuk mendengarkan peringatan-Nya.

Rabbighfirliy dzunubiy, rabbighfirliy dzunubiy, rabbighfirliy dzunubiy

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.