Beberapa waktu lalu aku membaca tautan yang dikirim oleh Pak Yepe, inspiratorku di dinding FB-ku. Postingan itu berjudul Catatan Sedih Seorang B.J Habibie yang ditulis oleh salah satu blogger dengan alamat yusupesuy.wordpress.com. Ternyata tulisan itu pun ia copas dan ia kembangkan dari sebuah note di facebook yang telah hilang waktu ku lacak. Kalau dilihat dari bagian akhir note yang dicopas tertanda seorang kapten penerbangan yang ikut dalam forum di mana Pak Habibie menjadi pembicaranya, namanya Capt. Novianto Herupratomo. Note itu dicopas lagi oleh seorang ilmuwan muslimah hingga jadi note facebook yang baru. Dan inilah yang dicopas oleh pemilik blok tadi. Jadinya ya sudah, aku copas saja punyanya, sambil aku tambahin lagi nanti.

Simak dengan cermat ya

Catatan Sedih Seorang B.J Habibie

Hari ini saya berlesempatan membaca salah satu tulisan menarik dan insfiratif dari salah satu fan page di facebook. Ini sekedar share, semoga bermanfaat. (baca sampai akhir ya). Mengisahkan bagaimana nasib orang-orang Indonesia yang berilmu.

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …

Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak  mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya, Adri Subono, juragan Java Musikindo.

Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.

Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).

Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?

Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.

Dalam video tsb, tampak hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN.

Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.

N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan………………

Bersambung ………………

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.