Belum genap sebulan aku dilantik sebagai seorang ketua Umum Studi Ilmiah Mahasiswa UNS. Bertepatan dengan bulan terakhir di tahun 2011, Desember. UKM yang baru berusia 1 tahun tersebut mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan di sebuah universitas di penghujung timur pulau Jawa, Universitas Jember (Unej), Jawa Timur.

Aku sempat pusing karena biro Kemahasiswaan tidak bisa mendanai kegiatan yang dilakukan setelah tanggal 10 Desember. What? Baru aja dilantik, diwarisi saldo super kecil oleh pengurus sebelumnya yang merupakan pendiri UKM. Ah, aku akhirnya terus melobi pihak yang menaungi secara resmi UKM di kampus kami.

Akhirnya setelah membuat kesepakatan, aku melobi panitia penyelenggara untuk membuat proposal khusus untuk kami yang SPJ-nya dibuat lebih awal sebelum tanggal 10. Akhirnya setelah diurus secara administraitf aku harus menuntaskannya dengan meminta pengesahan panitia. Meskipun acara belum digelar dan kami belum datang, SPJ tersebut harus diselesaikan sebelum tanggal 10.

So? Aku akhirnya sore, Selasa (6 Desember 2011) itu melakukan perjalanan panjang ke kota Jember. Tak pernah terpikir sebelumnya? Hanya karena ini adalah amanahku sebagai seorang ketua lembaga tentu sangat tidak sopan jika hanya menyuruh-nyuruh anggota. Meskipun saat-saat itu lagi padatnya ujian aku nekat berangkat. Tujuannya sepele, meminta tanda tangan.

Sore aku berangkat dan sampai sana dini hari jam 3 pagi. Biasanya aku naik kereta dan bisa tidur nyaman. Tapi kali ini aku naik bus demi alasan waktu, karena tidak sempat pesan tiket kereta, sedangkan waktunya sudah mepet. Meskipun sempat berkomunikasi dengan panitia untuk menjemput, ternyata para panitia ketiduran. Dan aku terlantar di Stasiun Tawang Alun hingga jam 5 pagi. Karena juga di daerah yang tak kukenal, tetap saja aku tidak bisa tidur. Kalau pun bisa, itu juga hanya tidur-tidur ayam saja.

Lucu sekali, usai dijemput aku mohon diri untuk tidur. Siang hari aku bangun dan bercengkerama dengan teman-teman panitia sambil meminta tanda tangan. Tak lama, kami makan siang, berputar-putar keliling kampus di kota Jember. Dan sore harinya aku pulang. Seperti saat berangkatnya, khawatir dan tidak bisa tidur. Akhirnya pukul 1 dini hari pada hari Kamis (8 Desember 2011) dengan keadaan yang payah karena tidak bisa menikmati hari di perjalanan. Aku tak tahu, apakah ini awal pertanda bahwa aku akhirnya harus berpetualang ke sana ke mari. Tapi harus siap untuk menikmati perjalanan, biar pun kuliah juga terus menuntut kesibukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.