Bung Karno dulu punya perencanaan yang matang soal pembangunan transportasi darat, yaitu kereta api. Proses pembangunan di awalnya memang mahal, tapi perawatan selanjutnya sangat efisien dan membuat kita tidak terlalu konsumtif pada bahan bakar. Alokasi dana negara yang besar akan digunakan untuk membangun teknologi kemaritiman dan aeronautika, itulah mengapa banyak anak-anak yang disekolahkan ke luar […]
Era Sihir
Dududu, ini adalah hari-hari yang melelahkan pikiran kita. Ketika luapan emosi menjadi kabut yang menutupi akal sehat. Ketika prioritas tak lagi jelas, karena dikangkangi nafsu eksistensi. Ketika Islam ditutupi oleh kebodohan dan label-label yang diaku-akukan sebagai Islam, padahal bukan. Inilah era sihir, era kegelapan, kegelapan yang bergemerlapan karena dipenuhi fantasi dan aneka ilusi. Dan rakyat […]
Al Quran Diperuntukkan Bagi Orang-Orang Berakal
Al Quran itu standar ideal dari konten, metodologi, dan konteks dari kehidupan manusia sepanjang zaman. Karena al Quran diturunkan kepada orang yang berakal, sudah pasti al Quran ya bisa ditafsirkan dong. Lha kalau yang berhak menafsirkan al Quran cuma Allah, terus untuk apa al Quran diturunkan kepada manusia? Yang tidak boleh itu, memaksakan tafsirmu kepada […]
Demokrasi Khas Indonesia
Dalam sebuah International Democracy Forum khayalan saya, terjadi percakapan antar perwakilan delegasi. Korsel : “Bro, kita baikan yak. Aku mau diskusi sama kamu!” (sambil ngelirik Jepang) Jepang: “Oke, di forum ini saja ya. Ada apa?” Korsel : “Lihat deh itu, delegasi Indonesia kok kayaknya dia bahagia banget. Kayak ga ada masalah demokrasi gitu. Senyum terus, […]
Tertawa Hingga Menangis
Tidak perlu menuntut manusia untuk melahirkan al Ghazaly kembali, yang terbukti berhasil mendidik umat Islam untuk bangkit kembali setelah pusat peradabannya dihancurkan pasukan Mongol Tartar. Tidak perlu menuntut seseorang untuk menjadi ulama sekelas beliau. Warisan karya beliau masih ada, pemikiran-pemikiran beliau masih diwarisi generasi hari ini, walau tidak banyak. Mari kita gali lagi sumur itu. […]
Demokrasi Inversi
Dalam konteks negara yang katanya berdemokrasi, presiden, gubernur, dan bupati itu adalah jabatan yang setara dengan “pembantu” dalam lingkupnya masing-masing. Hanya di Indonesia, rakyat itu sangat tawadhu’ dan memperlakukan pembantu-pembantu mereka seperti raja. Ketika pembantu mereka benar-benar merasa menjadi raja dan bertingkah mirip raja, rakyat malah melongo. Do piye sih, nek pembantu ki wangkal tur […]
Berpikirlah di Luar Kerangka Umum Publik
Barangkali yang bikin kita itu pusing sendiri adalah karena kita menganggap negara itu satu-satunya sarana untuk menyejahterakan rakyat dan uang adalah satu-satunya standar kebahagiaan. Padahal jika kita komitmen serius pada Islam, umat Islam yang kaya-kaya seandainya bersepakat menghidupi keluarga yang miskin dengan mengoptimalkan fungsi pelayanan masjid saya yakin masalah ekonomi kita agak berkurang. Juga seandainya […]
Perjalanan Pemikiran
Jaman unyu, ketika belum bisa mengakses jalur-jalur informasi penting dan belum dibimbing oleh guru-guru yang berkompeten di bidangnya, saya termasuk orang desa yang nggumunan. Barangkali sampai sekarang pun masih. Cuma satu hal yang saya syukuri, saya itu gampang penasaran dan tidak gampang kekeuh pada hal-hal yang sifatnya informatif. Jadi sangat gampang menerima hal-hal baru selama […]
Lihatlah Masalah di Kedalamannya
Pernyataan Ahok itu sudah jelas, laporkan saja secara hukum, dalam skala nasional itu masalah kecil, jangan dibesar-besarkan secara berlebihan. Media-media Islam maupun yang masih punya nurani keadilan mending saat ini menurunkan jurnalisnya untuk investigasi berbagai hal ke lapangan. Salah satunya adalah soal tanah. Berapa persen sih tanah di Kabupaten Anu yang sudah dicaplok naga. Misalnya […]
Mental Bebek
Kasus Dimas Kanjeng itu sebenarnya refleksi tentang kualitas mental kebanyakan kita saat ini. Saat masih adem ayem, mereka diam dan turut menikmati keuntungan. Begitu kasusnya terbuka, rame-rame membuat laporan dan menginjak-injak Dimas Kanjeng. Kisah ini mengingatkan saya pada apa yang dialami Pak Suyudi, pendiri SABS. Saat beliau masih menjadi pengusaha dan banyak memberikan kontribusi sosial, […]





