Saya pernah belajar intensif soal menulis dari seorang editor senior. Salah satu hal yang beliau sampaikan, kalau ada buku bagus itu tidak selalu karena penulis bukunya keren, ada penulis yang idenya bagus tapi amburadul tulisannya. Yang bikin bukunya enak dibaca pembaca ya karena editornya. Tapi tahulah nasib editor, tersembunyi dan hanya tersebut di halaman setelah […]
Tinggalkan Ahok, Pelajari Eskatologi Islam
Membahas soal Ahok terus itu marai burem. Wis lah ben ndeke nanggung omongane sing pating pecothot kuwi. Lebih baik belajar eskatologi Islam, ilmu ini ternyata mampu menghubungkan berbagai catatan sejarah yang selama ini sering dipertentangkan oleh golongan yang dikit-dikit dalil. Dengan ilmu eskatologi Islam ini, penafsiran al Quran bisa dikembalikan secara ideal yaitu ayat ditafsirkan […]
Mengapa Perlu Belajar Eskatologi Islam?
Mempelajari ilmu eskatologi Islam akan memudahkan umat Islam bersatu dan membuat prioritas-prioritas tindakan yang mampu dilakukan. Dengan pendekatan eskatologi, umat Islam belajar mengidentifikasi siapa musuh sejati dalam peradaban ini dan menemukan berbagai kerusakan cara berpikir sehingga potensi ribut soal remeh temeh dan rebutan kursi kekuasaan tidak segencar sekarang. Dengan belajar eskatologi Islam, umat Islam kembali […]
Tersesat Bahasa
Karena cara berbahasa kita sejak pemberlakuan politik etis diubah dari pola rasa dan makna (lebih menekankan pada semantik) ke bentuk struktural (gramatikal SPOK) maka hal-hal yang menyangkut cara hidup kita mengikuti gaya filsafat strukturalisme yang merupakan salah satu anak kandung materialisme. Sebelum ada politik etis, kita memang sering dianiaya kompeni dan para pribumi yang jadi […]
Konon Mau Ada Perang Dunia
Isu perang dunia berhembus, terus do takon waduh sesuk piye ya. Lha mbok ben, perang yo ben perang. Wong wis jelas sing perang sing do rebutan gunung emas. Lha po kowe rep melu? Sementara Kanjeng Nabi wis dhawuh, orang beriman tidak boleh ikut dalam pertarungan itu. Lha tapi nek mrembet tekan kene piye? Nek ngasi […]
Hijrah Umat Islam
Kadang kita itu enggan mengakui bahwa Madinah menerima Rasulullah itu karena pertolongan Allah seperti yang dijanjikan dalam surat ar-Ruum. Sebelum hijrah ke Madinah, sahabat-sahabat telah hijrah ke Najasi (salah satu negara bagian Ruum) dan diterima dengan baik oleh raja di sana. Peristiwa ini memberi konsekuensi politik yang sangat besar. Dalam pembicaraan para pembesar di zaman […]
Pertengahan Itu Lebih Baik
Di zaman yang apa-apa polar dan berkubu, bahkan mungkin mengupil dengan kelingking atau telunjuk bisa diorganisir, maka kita perlu berhati-hati. Karena intelektual yang cerdas luar biasa pun bisa terseret dalam arus adu domba semacam ini. Apalagi kelas mbambung macam kita (lebih tepatnya saya). Maka tidak perlu heran jika suatu ketika ada orang intelek tiba-tiba bikin […]
Logika yang Terbalik
Kalau meminjam terminologi mas Sabrang, zaman dahulu leluhur kita itu memiliki strata sosial seperti ini (urut dari yang tertinggi) 1. Orang-orang yang memiliki keunggulan spiritual 2. Orang-orang yang memiliki keunggulan dalam ilmu 3. Orang-orang yang memiliki keunggulan dalam kekuasaan 4. Orang-orang yang memiliki keunggulan dalam kekuatan 5. Orang-orang yang memiliki keunggulan dalam harta kekayaan Makanya […]
Al Quran di Mana?
Sampai sekarang saya masih percaya bahwa lontaran ide dan gagasan itu masih lebih kuat mempengaruhi kehidupan dari pada mesin kekuasaan. Dan puncak dari sumber ide ya al Quran. Tapi mengapa al Quran sekarang kok tidak bisa mempengaruhi manusia untuk bangkit memberadabkan peradaban? Lha kan masalahnya yang kita sangka al Quran adalah mushaf itu. Lihat saja […]
Alhamdulillah, Nabi Ibrahim Tidak Ditakdirkan Hidup di Zaman Ini
Kebayang ga seandainya di zaman ini ada seorang ayah mengajak anaknya ke Gantole Gunung Gandul Wonogiri gitu sambil bawa golok. Sang ayah mau menyembelih sang anak karena kecintaannya pada Allah. Sang anak rela, sang ibu oke, sang ayah meskipun berat tetap tegar menjalankan perintah. Apa kata polisi? Apa kata masyarakat? Apa kata media massa? Apa […]





