Pengin Sugih Pol-Polan

Dalam alam kapitalisme, upah rendah itu memang masalah serius. Tenanan. Ora duwe duit ki ora kepenak. Kita telah meninggalkan alam berpikir ala Badui atau suku-suku yang masih berpegang pada kemandirian itu. Sehingga yen ra due duit, ya masalah tenan. Sebab ra iso tuku ini itu. Ya bikin sendiri! Itu kalau alam berpikir kita masih seperti […]

Berdemokrasi Itu …

Namanya praktik kekuasaan itu ya bakal melahirkan konsep ndoro dan pelayan. Demokrasi menempatkan pemerintah adalah pelayan dan rakyat sebagai ndoronya. Berbeda dengan monarki atau aristokrasi. Maka sudah sewajarnya dalam demokrasi, rakyat clometan dan maido kinerja pemerintah itu hal biasa. Yang harus ditegaskan adalah ruang maido yang dibolehkan adalah pada urusan kinerja, bukan personal-personal pemerintahnya. Jadi […]

Usia Ideal Politikus

Ruang perebutan kekuasaan itu mending untuk politikus usia 50 tahun ke bawah. Yang sudah di atas itu mbok mending do jadi sesepuh saja, baik di partai masing-masing atau jadi negarawan sekalian. Selain itu, ormas-ormas yang usianya lebih tua dari NKRI mbok menahan diri dan menjaga jarak dari urusan politik praktis. Terutama NU dan Muhammadiyah, dengan […]

Politikus, Timses, dan Rakyat

Politikus itu kan memang jualan utamanya janji/ program. Makanya ya ditagih kemudian ketika ia berhasil meraih kekuasaan. Anehnya, ketika ditagih mereka ngeles. Lebih parah lagi, para pendukung militannya mencari-carikan alasan pembenaran, entah kurang waktunya (jadi masa berkuasanya perlu diperpanjang lagi), atau dengan membandingkan dengan kondisi yang lebih buruk, bahkan malah ada yang pakai alasan-alasan langitan […]

De-profesor-isme

Orang-orang yang rajin mempersoalkan jalan tol, waduk, dan aneka proyek infrastruktur lintas tahun itu memang lucu. Saling unjuk kepekokan. Tapi lebih lucu lagi jika ada profesor-profesor teknik sipil yang mendadak juga jadi partisan, dan membuat pernyataan bahwa bendungan dapat dibangun dalam waktu setahun. Sejauh saya iseng cari-cari informasi itu, saya belum dapat info seorang pakar […]

Problem Undang-Undang

Undang-undang itu mestinya berisi butir-butir aturan yang seimbang antara rakyat dan pemerintah penyelenggara negara. Kalau undang-undang isinya cuma kewenangan pemerintah berbuat apa saja dan ancaman-ancaman buat rakyat, tanpa ada konsekuensi kebalikannya, jenenge undang-undang pekok. Undang-undang pekok semacam ini ternyata banyak diproduksi oleh pemerintah dan parlemen kita. Misalnya UU ITE, itu salah satu UU gila di […]

Robot NKRI

Besok anak cucuku akan kuwarisi cerita tentang nenek moyangnya yang bingung, usai bikin robot raksasa bernama NKRI. Baru dibikin, tak lama kemudian robotnya error. Ia ngamuk meneror siapa saja. Celakanya, tombol resetnya nggak ketemu-ketemu. Banyak orang berbisnis menawarkan jasa reset robot. Mereka tawarkan janji-janji manis. Ternyata setelah disetujui, mereka cuma ngintil robot. Di mana robot […]

Rakyat Ngalah, Lalu Ngalih, Belum Ngamuk

Hakikat negara itu terletak pada perjanjian antar masyarakat yang menyepakatinya. Kalau di antara masyarakat itu saling mengkhianati, hakikatnya negara itu telah hancur. Yang membuat negara terlihat eksis karena adanya pemerintah yang mengklaim seolah-olah dirinya negara, padahal sebenarnya sedang melayani tuan-tuan pedagang sambil menendang masyarakat hingga kehilangan tanah-tanah garapannya. Anehnya, orang-orang yang semakin tinggi sekolahnya semakin […]

Sampah Kita Kewajiban Kita

Sampah-sampah yang kita hasilkan dari rumah tangga dan selangkangan kita itu wajib diatasi secara sendiri-sendiri, dan saya yakin hukumnya fardhu ‘ain. Ada pun soal negara, bisa jadi malah bukan kewajiban, sebab bikin negara sendiri itu cuma ijtihad. Kalau terbukti negara cuma menyengsarakan manusia, harusnya manusia menemukan ijtihad yang baru untuk mengelola kehidupan bersama. Jadi sambil […]

Perlukah RUU PKS Disahkan?

Melihat riuhnya pembahasan RUU P-KS itu, saya justru mikirnya apakah hal-hal terkait itu sedemikian urgennya harus segera diundangkan? Dibandingkan dengan prosedur sistem perwakilan rakyat dan kepemiluan yang masih gabul ndak jelas dan definitif, padahal katanya negara udah berdiri 3/4 abad, apakah itu tidak lebih urgen? Logikanya gini, kasus pembahasan RUU yang heboh di Jakarta itu […]