Apa yang Anda pikirkan ketika banyak elemen masyarakat mau duduk bersama dan berdiskusi bersama (rembugan)? Tentu itu luar biasa di tengah iklim egoisme yang bagitu kental hari ini. Dan aku melihat kenyataan itu hari ini di Aula Sekolah Alam Bengawan Solo.

 

Berbagai elemen dari Pemda Klaten, Penyuluh Pertanian, Dewan Pendidikan, Balai Sungai, Perwakilah Sekolah Alam & PAUD, Komunitas Pintu Indonesia, Yayasan Semangat Membangun Indonesia Hebat, Rumah Hebat Indonesia dan mahasiswa dari UNS dan ISI Surakarta bergabung untuk membicarakan masa depan sungai Bengawan Solo. Bahkan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kandang Menjangan pun turut memberikan sumbangsihnya dengan datang di sana.

Ada yang menarik dalam forum yang mendatangkan para pejabat itu. Camilan yang disajikan adalah teh hangat dan aneka makanan dari hasil bumi, seperti kacang dan singkong. Para peserta tampak antusias dengan apa yang telah disajikan tersebut. Masing-masing perwakilan menyampaikan masukan dan kesiapan mereka untuk turut berpartisipasi dalam pembersihan kawasan Sungai Bengawan solo yang melintasi kawasan Juwiring dan menjadikannya kawasan indah untuk menjadi ekowisata.

Hal yang mahal hari ini adalah kebersamaan. Rembugan dengan kepala dingin untuk mencapai solusi bersama. Meskipun terkadang masih tersisipi keinginan untuk tampil menjadi yang terhebat tetapi setidaknya hal ini adalah upaya yang selangkah lebih maju di tengah para elit politik yang justru berpecah belah. NKRI ini nasibnya ditentukan oleh masyarakatnya sendiri, mau bersatu membangunnya atau justru berpecah belah dalam ketamakan sendiri-sendiri.

Setidaknya, ini adalah salah satu benih harapan yang harus dijaga dan diwujudkan. Ini memanggil hati-hati yang masih diliputi ketulusan untuk mengambil bagian peran. Karena yang datang dengan tujuan selainnya pasti ditengah jalan akan segera hengkang. Ini adalah dunia dimana hati yang bicara, bukan selainnya. Maka dimana hatimu Kawan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.