Masih Adakah Negara?

Problem penguasaan modal yang sudah semakin menggila ini tidak selalu bisa diselesaikan dengan pendekatan politik elektoral. Apalagi berhadap dengan gonta-ganti presiden. Apa artinya presiden baru, jika parlemen dan birokratnya isinya adalah orang-orang yang loyal pada para kapitalis. Dengan maraknya penggusuran dan berbagai penindasan oleh para pemilik modal, rakyat butuh para pemimpin yang berbicara kepada mereka […]

Kembalikan UUD 1945 Asli

Secara obyektif, pemberian bonus kepada para atlet juara sebelum Asian Games 2018 ditutup adalah hal yang baik. Pemerintah generasi selanjutnya lebih baik tetap melanjutkan tradisi ini. Atlet-atlet akan lebih bersemangat dalam bertanding. Bahwa kemudian dipolitisasi oleh para cebong dan kampret untuk kepentingan kampanye mereka itu soal lain. Bagi cebong, kebijakan ini dianggap akan menghapus tagihan […]

Oligarki Tetap Happy

Selama debatnya cuma seputar Jokowi atau Prabowo, selama itu pula para bandar dan oligarki akan senang. Apalagi jika rakyat mindsetnya ala-ala ratu adil, yaitu percaya bahwa ada seorang diri yang bisa memberesi sesuatu, entah yang satu sangat percaya pada Jokowi, yang satunya sangat percaya pada Prabowo. Saya yakin, siapa pun mereka yang jadi pasti ya […]

Darurat Rakyat

Ketika di kampus saya memang terlibat aktivisme ala-ala anak muda. Gairah untuk latihan ikut-ikut berpolitik tinggi. Sebab memang pada dasarnya kita ingin perubahan yang lebih baik. Pasca kampus dan terjun ke masyarakat, jebul problem utamanya adalah bangsa yang besar ini kekurangan rakyat. Jumlah segini besar isinya adalah sekumpulan tim hore-hore. Tim hore-hore yang paling militan […]

Standar Minimal Pemerintah RI

Negeri kita cuma butuh pemerintah yang memiliki administrasi yang baik, mampu menjaga keamanan negeri, dan memiliki peradilan yang baik. Itu saja. Urusan-urusan publik seperti pendidikan, kesehatan, dll itu kalaupun tidak ada menteri-menteri, diurus sama Muhammadiyah, NU, dan yayasan-yayasan sosial lain wis beres. Yang penting auditnya ketat. Jadi sebenarnya kita bisa bikin pemerintahan yang anggaran belanjanya […]

Modal Jadi Politikus

Jadi politisi di negeri ini memang butuh nyali besar. Sekaligus ambisi besar untuk berkuasa penuh, bukan sekedar kepenak duduk di kursinya. Sediktator-diktatornya Suharto, dia menyadari betapa jahatnya kaum kapitalis menindas rakyat negeri ini, sekalipun ia mengecualikan anak-anaknya sehingga menyalahgunakan kekuasaan ayahnya untuk menjadi kapitalis kroco juga. Kesadaran dia akan pembangunan dan keadaan ekonomi di berbagai […]

Waspadai Manipulasi Hutang Pemerintah

Mau presidennya siapa, beliau hanya satu bagian dari sistem kekuasaan yang besar ini to. Jadi ketimbang do unggul-unggulan siapa calon presidennya, mari kita kawal hutang pemerintah (yang diaku-aku sebagai hutang negara) yang jumlahnya terus bertambah itu. Kan pemerintah itu lembaga yang dibentuk untuk menjalankan pengelolaan negara. Mereka bekerja atas dasar dana operasional yang sanggup diberikan […]

Masih Tetap Terjajah

Siapa pun presidennya nanti, perhatikan siapa yang di sekeliling lingkaran kekuasaannya. Itulah yang akan memainkan situasi negeri kita, kalau kita hanya jadi kaum cebong dan kampret yang tahunya memuja muji, baik terang-terangan atau sok bijak bahwa kondisi kita baik-baik saja. Di peringatan 73 tahun NKRI ini, kita masih belum beranjak dari bayang-bayang bahwa negara ini […]

New NKRI

Kira-kira misale NU dan Muhammadiyah mendeklarasikan pemerintahan NKRI baru yang bebas hutang dengan tatanan perekonomian seperti UUD 1945 asli, serta mengintruksikan seluruh anggotanya di jajaran PNS dan militer untuk mendukung pemerintahan baru, kemudian mengajak elemen bangsa lainnya untuk bergabung menyukseskan pemerintahan baru itu kira-kira pergantiannya cukup krusial nggak ya? Hahaha. Sebagai organisasi yang usianya lebih […]

Alur Karir Politik

Dalam berpolitik itu, semestinya ada kesepakatan sosial semacam alur karir yang jelas. Bukan semacam siklus pendek yang membuat orang lupa usia. Ngasi tuwek jik ngompol (ngomando politik) wae. Kalau masih cinta mati sama partai, ya berarti tetaplah jadi pengurus partai, jangan coba-coba nyalon jadi pejabat publik. Begitu ingin mengemban posisi publik, entah di parlemen, pemerintahan, […]