Dalam konteks negara yang katanya berdemokrasi, presiden, gubernur, dan bupati itu adalah jabatan yang setara dengan “pembantu” dalam lingkupnya masing-masing. Hanya di Indonesia, rakyat itu sangat tawadhu’ dan memperlakukan pembantu-pembantu mereka seperti raja. Ketika pembantu mereka benar-benar merasa menjadi raja dan bertingkah mirip raja, rakyat malah melongo. Do piye sih, nek pembantu ki wangkal tur […]
Berpikirlah di Luar Kerangka Umum Publik
Barangkali yang bikin kita itu pusing sendiri adalah karena kita menganggap negara itu satu-satunya sarana untuk menyejahterakan rakyat dan uang adalah satu-satunya standar kebahagiaan. Padahal jika kita komitmen serius pada Islam, umat Islam yang kaya-kaya seandainya bersepakat menghidupi keluarga yang miskin dengan mengoptimalkan fungsi pelayanan masjid saya yakin masalah ekonomi kita agak berkurang. Juga seandainya […]
Perjalanan Pemikiran
Jaman unyu, ketika belum bisa mengakses jalur-jalur informasi penting dan belum dibimbing oleh guru-guru yang berkompeten di bidangnya, saya termasuk orang desa yang nggumunan. Barangkali sampai sekarang pun masih. Cuma satu hal yang saya syukuri, saya itu gampang penasaran dan tidak gampang kekeuh pada hal-hal yang sifatnya informatif. Jadi sangat gampang menerima hal-hal baru selama […]
Lihatlah Masalah di Kedalamannya
Pernyataan Ahok itu sudah jelas, laporkan saja secara hukum, dalam skala nasional itu masalah kecil, jangan dibesar-besarkan secara berlebihan. Media-media Islam maupun yang masih punya nurani keadilan mending saat ini menurunkan jurnalisnya untuk investigasi berbagai hal ke lapangan. Salah satunya adalah soal tanah. Berapa persen sih tanah di Kabupaten Anu yang sudah dicaplok naga. Misalnya […]
Mental Bebek
Kasus Dimas Kanjeng itu sebenarnya refleksi tentang kualitas mental kebanyakan kita saat ini. Saat masih adem ayem, mereka diam dan turut menikmati keuntungan. Begitu kasusnya terbuka, rame-rame membuat laporan dan menginjak-injak Dimas Kanjeng. Kisah ini mengingatkan saya pada apa yang dialami Pak Suyudi, pendiri SABS. Saat beliau masih menjadi pengusaha dan banyak memberikan kontribusi sosial, […]
Riba dan Konsekuensinya Bagi Kehidupan Umat Islam (bagian 8)
Israel yang sebenarnya memiliki kekuatan penuh untuk melenyapkan Palestina dalam waktu sekejap tidak bakal bertindak bodoh. Negara perampas itu tentu memperhatikan opini dunia agar tindakan mereka mendapatkan legitimasi. Makanya, penguasaan media global digencarkan. Setidaknya dunia mulai mudah ditipu dengan berbagai peristiwa manipulatif mulai dari isu terorisme hingga berbagai demonisasi pemimpin Arab yang berujung pada penyerbuan […]
Riba dan Konsekuensinya Bagi Kehidupan Umat Islam (bagian 7)
Nah, sekarang jangan tanya lagi soal riba atau tidak kita dalam bertransaksi. Menurut saya, transaksi kita saat ini secara hakikat ya riba kaffah, wong sistemnya sudah jelas semacam itu. Cuma kita berharap Allah memberi dispensasi kepada kita sebagai sesuatu yang darurat, karena kita juga tidak bisa lepas dari sistem itu saat ini. Asalkan kita kemudian […]
Riba dan Konsekuensinya Bagi Kehidupan Umat Islam (bagian 6)
Lalu dimana letak ribanya jika dolar masih dapat dicairkan emasnya? Awalnya dolar memang masih bisa dicairkan menjadi emas dengan ketentuan harga yang makin tahun makin merosot. Karena jumlah uang kertas yang beredar terlalu banyak, sementara emas jaminannya tidak sebanyak uang yang beredar. Akhirnya ada sebuah perjanjian yang menutup pencairan emas tersebut. Artinya uang dolar benar-benar […]
Riba dan Konsekuensinya Bagi Kehidupan Umat Islam (bagian 5)
Sejak dunia diwarnai oleh kolonialisme, maka lahirlah berbagai kerusakan yang tidak terperikan karena materialisme melahirkan aneka paham yang aneh-aneh. Dimulai dari kapitalisme yang mesin pembangkit utamanya adalah riba melalui konsep uang kertas itu, perlahan lahir berbagai paham baru yang semakin hari semakin banyak hingga kini. Dan yang menyedihkan, umat Islam akhirnya tergiur untuk menerimanya sehingga […]
Riba dan Konsekuensinya Bagi Kehidupan Umat Islam (bagian 4)
Peristiwa yang luput disadari umat Islam adalah ketika bangsa Eropa yang semula mudah ditaklukkan meskipun mereka berkoalisi besar-besaran menggempur kekuasaan Islam untuk merebut Yerusalem, tiba-tiba memiliki sebuah kekuatan besar yang tak terkalahkan untuk menguasai dunia. Peristiwa itu ditandai dengan hancurnya pusat kekuasaan Islam di Spanyol (Andalusia). Di sisi timur, bangkit pula kekuatan besar yang tak […]





