Pengemis Itu Lebih “Mulia”

Orang yang dimintai uang pengemis itu lebih ikhlas dari pada sekumpulan orang (rakyat) yang dicuri uangnya melalui mekanisme rumit di birokrasi pemerintahan. Seberkurang-berkurangnya uang karena pengemis, jatuhnya tidak seberapa dibandingkan dikurasnya kas negara oleh para tikus pengerat uang rakyat. Kalau memberi uang kepada pengemis, pengemisnya senang, yang ngasih juga senang. Kalau korupsi, yang dikorupsi tambah […]

Tidak Jelas Itu “Baik”

Hal yang menarik sekaligus menyelamatkan bangsa Indonesia barangkali adalah ketidakjelasan yang parah, saking kreatifnya para individunya. Jadi kalau orang berhimpun dalam partai A, seolah visinya sama, padahal nggak. Kalau orang berhimpun pada ormas B, dikira mikirnya begitu semua, padahal nggak. Ini tanah Nusantara Bung, tanahnya bangsa yang aneh. Orang yang baik di tanah ini, sabarnya […]

Fir’aun Itu Raja Yang “Baik”

Fir’aun mah bukan sesuatu yang mengerikan. Bukankah mayoritas negara-negara di dunia saat ini manhaj pemerintahannya Fir’aun semua, yakni mengasihi dan memakmurkan bangsanya, mengunggulkan bangsanya, walau terkadang merendahkan dan menindas bangsa lainnya. Yang wow kan justru di Indonesia. Sama-sama Jawa, bupati di Jawa bisa dengan santun korupsi di hadapan rakyat Jawa yang dipimpinnya sehingga timbul banyak […]

Warga DKI, Sing Sareh To

Semoga warga DKI diberikan ketenangan untuk berpikir dan berdamai satu sama lain agar tidak ribut dalam pemilihan Gubernur. Lebih mengutamakan solusi ketimbang propaganda anti-antian yang lucu. Karena kalau sekarang teriak-teriak “jangan sampai kita dipimpin oleh orang kafir”, saya di sini malah ketawa sampai mulas. Itu kayak orang mengajak hari ini puasa sambil ngemut permen. Atau […]

Terbalikkah Cara Berpikir Kita?

Banyak yang mengira bahwa pasca Perang Dunia, penjajahan dunia selesai. Padahal itu justru awal penjajahan di segala bidang. Hehehe Sebelum era kolonialisme, masyarakat dunia sangat berdaulat. Kekuasaan memegang peranan penting dalam kedaulatan sebuah wilayah. Mereka membangun kedamaian dengan perang yang diakhiri perjanjian. Jika masanya harus perang, maka perang kembali terjadi. Itu tidak dapat dielakkan, yang […]

Mengapa Kita Sering Bertengkar

Shalat wajib yang dilakukan Nabi yang bisa disaksikan oleh umat Islam kala itu kira-kira sejumlah 5 x 365 hari x 10 tahun = ???. Di masa beliau hidup dan menunaikan shalat, tentu terjadi pergantian waktu, pergantian musim. Sebagai seorang manusia, beliau tentu kadang kedinginan, kepanasan, mungkin juga pegal-pegal, dan kadang mengalami berbagai hal yang sifatnya […]

Jangan Sok Bersih

Sudah setengah abad peristiwa 1965 dilupakan banyak orang, dan OT-OT dalam KTP sudah dihapuskan. Bangsa Indonesia hampir sudah malas untuk membuka lembaran kelam itu. Tapi mendadak hari-hari ini sejumlah kaum Kiri mengungkit peristiwa itu, mengaku sebagai korban kebiadaban rezim. Tolonglah ingat, di masa Hindia Belanda, di masa 1948 kalian dulu ngapain? Dikasih hati, tahun 1965 […]

Sejarah Tanpa Catatan

Ada sejarah (yang dilupakan/ sengaja dihapuskan dari lembaran sejarah Indonesia) tentang seorang tokoh (relatif) muda (dalam ukuran kepemimpinan politik) kala itu, yang berdiskusi dengan Raja Jawa 2,5 jam hingga sang Raja luluh dan bersedia turun sambil mengucap pidato “Tidak jadi Presiden tidak patheken” seharusnya menjadi bahan belajar generasi sekarang yang dikit-dikit selfie dan haus eksistensi, […]

Martabat

Cak Nun dalam berbagai kesempatan berusaha menyadarkan bangsa Indonesia yang sudah lupa akan arti harga diri. Beliau berulang-ulang menyampaikan bahwa bangsa lain dihancurkan dengan cara-cara militer, termasuk dengan revolusi Arab Springs dan sejenisnya. Tetapi “mereka” tidak akan melakukan hal yang sama pada bangsa Indonesia, karena Indonesia tidak akan kalah jika dibegitukan. Agar bangsa Indonesia lemah […]

Luwes dan Ngiguhke

Salah satu masalah susahnya penegakan hukum di Indonesia itu karena orang Indonesia itu luwes dan suka ngiguhke. Kedua kemampuan utama ini membuat kita meskipun duitnya ngepres ya tetap bisa menyiasati hidup. Makanya sekeparat apa pun pemerintahannya, bangsa ini tetap senyum dan santai. Karena penderitaan bisa disulap menjadi kenikmatan dan bahan tertawaan. Paling banter keluar ucapan, […]