Makam Para Wali

Kenapa ikon yang dibangun di makam para Waliyullah (khususnya di tanah Jawa) bukan pesantren, justru bangunan yang menimbulkan imej mistik? Sehingga kebanyakan pengunjungnya bukan orang yang ingin menelusuri sejarah para leluhurnya yang mulia ini, tetapi lebih untuk mencari prestis bahwa mereka pernah mengunjungi makam leluhur. Karena jika hakikatnya bertawasul (meskipun ini juga kadang masih diperdebatkan […]

Serba-Serbi Filsafat Islam

Mengikuti kajian tentang Pak AM Saefudin, yang menjadi peletak dasar Islamisasi Kampus membuka wawasan baru tentang bagaimana seharusnya melahirkan generasi intelektual Islam. Bukan sekedar Islami dalam arti formal seperti yang menjebak kalangan umat Islam sekarang, tapi Islami sejak filsafat berpikirnya sehingga dia tidak memiliki kepribadian yang terbelah, tetapi integral sebagai seorang aktivis sekaligus pemikir andal. […]

Pers oh Pers

Saya mulai meragukan kredibilitas media ketika dilibatkan teman-teman publisher dalam proyek media onlinenya. Dan saya mulai menjadi 95% persen tidak percaya media massa sebagai pendidik masyarakat di era demokrasi sejak menjelang pemilu parpol dan presiden 2014. Kini saya sadar 100% kebobrokan lembaga pers itu. Alangkah sedihnya RM Tirto Adhi Soerjo di alam sana melihat lembaga […]

Filsafat

Dari ilmu yang dipelajari dan berjibun di sekolah dan universitas, ada filsafat yang mendasarinya. Meski sudah sekolah bertahun-tahun, saya baru menyadari filsafat yang mendasari ilmu-ilmu yang saya pelajari ketika hampir lulus kuliah. Dan kesadaran itu baru hadir saat mengikuti kajian Studi Peradaban Islam dan berdiskusi panjang dengan mas Ricky Elson. Sebagai orang yang kuliahnya kebetulan […]

Rumiwood

Ketika Jalaluddin Rumi mulai memasuki layar Hollywood, umat Islam kembali kecolongan. Bukan, bukan soal filmnya kalah duluan dibikin, katanya film “haram”, qiqiqi. Tapi, ini soal martabat umat Islam, yang memang sejak 6 abad silam digerogoti dan dihancurkan. Di era ini, kita sedang “menikmati” itu, tanpa sadar dan tanpa kesedihan sedikitpun, sebab di balik kehancuran martabat […]

Sekutu Datang, Bung Tomo Hilang

Dulu sih baru berlaku penguasaan modal, kini sudah memasuki fase pemusatan modal yang dimulai dari tingkat regional menuju global. Dan masih seperti dulu, umat Islam tetap ribut satu sama lain soal remeh temeh, termasuk soal urusan dunia yang dikemas seolah-olah bagian dari agama, tetap tidur lelap dalam dongeng-dongeng yang sebenarnya harus dikupas dan diaktualisasikan dalam […]

Jujur dalam Istilah

Kalau sudah jadi anggota DPRD/DPR, pas reses ke daerahnya kok rakyat yang disuruh datang dan bukan dia yang datang ke rumah-rumah konstituen/rakyat yang diwakilinya secara rendah hati, maka tahulah kita bahwa kedaulatan di tangan rakyat adalah wacana. Mosok kita yang jadi bos disuruh sowan ke posko anak buah kita. Kalau sudah jadi anggota DPRD/DPR kok […]

Punya Tokoh, Tapi Tak Diteladani

Sindiran Mbah Nun yang sangat tajam di Mocopat Syafaat bulan ini setelah mbabar ilmu tentang Punakawan (dalam bahasa parafraseku sendiri), Bangsa iki lho saiki kok do ora cetha. Sudah diutuskan Nabi Muhammad, khalifah empat, para walisongo, dan seabreg tokoh bangsa yang luar biasa besarnya kok ya ndak mau meneliti, nggak mau mempelajari, nggak mau meneladani […]

Bersatu Untuk Palestina

Bantuan donasi untuk Palestina ibarat seteguk air minum untuk saudara kita yang kepayahan, yang dipermainkan zionis, yang dikelabui zionis. Tapi jika ingat peristiwa mereka mengirim bantuan saat negeri ini tertimpa bencana, maka itu menjadi tanda bahwa mereka membutuhkan sesuatu yang lebih besar dari sekedar donasi. Yakni persatuan bangsa ini agar menjadi negara yang kuat dan […]

Cara Pandang Sejarah

Cara pandang kita pada sejarah ala Barat yang selalu berorientasi pada raja dan kebesaran pemimpin, membuat kita kehilangan pijakan dalam menemukan ilmu dan hikmah dari semua pelaku sejarah, termasuk rakyat biasa. Akibatnya kisah wayang yang begitu sarat pelajaran, cuma jatuh sebagai tontonan biasa, dan lebih celaka lagi punakawan (Semar, Gareng, Petruk, Bagong) dianggap sebagai badut […]