“Aturan Main” Oligarki 2019

Pilpres 2019 besok itu, konflik elitenya (kalau ada) paling kek gini: Kalau yang menang Jokowi lagi, oligarki pro Jokowi dapat jatah lebih banyak. Kalau yang menang Prabowo, oligarki pro Prabowo dapat jatah lebih banyak. Tapi prinsipnya mereka tetap bagi-bagi. Kalau di zaman Pak Harto, para oligarki tunduk pada jatah yang ditetapkan sang Raja. Semua hepi. […]

Supremasi Sipil

Kalau ingin supremasi sipil menguat, maka kurung para politikus agar hanya punya ruang kiprah di partai politik saja. Dari parpol mereka harus mampu bernegosiasi dengan organisasi-organisasi masyarakat di berbagai bidang agar mendapatkan kesempatan kampanye untuk memperoleh dukungan. Tapi kalau orang-orang kehormatan ormas justru para petinggi parpol, ya umumnya ruwet kayak di Indonesia ini. Kasus pengusiran […]

Politikus Harus Jujur?

“Politikus harus jujur!” Kata orang-orang itu. Saya dulu juga berpikir seperti itu. Tapi ternyata harapan semacam itu tidak tepat. Pada kenyataannya, politikus itu memang biasa melakukan segala cara untuk mencapai tujuannya. Jadi rasanya susah mengharapkan mereka lurus-lurus saja. Itulah mengapa orang-orang yang berakal sehat berinisiatif menciptakan sistem yang membuat para politikus tetap bisa mengejar tujuannya, […]

Mengapa Harus Perang?

Sebelum pemerintah Hindia Belanda membuat BUMN Pelayaran (yang kemudian dinasionalisasi Presiden Sukarno menjadi PELNI), untuk mengirim pasukan-pasukan yang menangani pemberontakan di berbagai wilayah mereka menggunakan jasa perusahaan-perusahaan kapal milik orang Arab dan China. Jadi, pada masa Hindia Belanda itu pun, setiap ada pemberontakan masyarakat, para pengusaha Arab dan China di bidang perkapalan sangat diuntungkan. Sudah […]

Sponsor Para Capres

Kepribadian Jokowi dan Prabowo itu sebenarnya baik-baik saja, maksudnya ya sebagai manusia beliau-beliau itu memiliki keunggulan dan kekurangannya. Realitas politiklah yang membuat beliau berdua dicitrakan aneh-aneh. Jadi, saya no comment soal keduanya dan tidak berharap yang muluk-muluk soal negara ini. Asal beliau-beliau ini posting di FB, Twitter, dan Instagram hal-hal yang membahagiakan terkait keluarga dan […]

Oligarki Tetap Happy

Selama debatnya cuma seputar Jokowi atau Prabowo, selama itu pula para bandar dan oligarki akan senang. Apalagi jika rakyat mindsetnya ala-ala ratu adil, yaitu percaya bahwa ada seorang diri yang bisa memberesi sesuatu, entah yang satu sangat percaya pada Jokowi, yang satunya sangat percaya pada Prabowo. Saya yakin, siapa pun mereka yang jadi pasti ya […]

Standar Minimal Pemerintah RI

Negeri kita cuma butuh pemerintah yang memiliki administrasi yang baik, mampu menjaga keamanan negeri, dan memiliki peradilan yang baik. Itu saja. Urusan-urusan publik seperti pendidikan, kesehatan, dll itu kalaupun tidak ada menteri-menteri, diurus sama Muhammadiyah, NU, dan yayasan-yayasan sosial lain wis beres. Yang penting auditnya ketat. Jadi sebenarnya kita bisa bikin pemerintahan yang anggaran belanjanya […]

Shalat dan Pencitraan

Mencuatnya berita soal Jokowi mengimami shalat di Afghanistan dan Anies bertemu Erdogan menjelang shalat Jumat sebenarnya hanya indikator bahwa masyarakat kita terbiasa mencampuradukkan hal-hal yang bersifat personal dengan urusan publik. Shalat itu mau munfarid atau berjamaah, esensinya tetap persoalan personal. Jadi seharusnya kita sebagai umat Islam yang meyakini akan kewajiban shalat ya fokus saja menjalankan […]

Politisi Itu (Wajib) Pencitraan

Mau dibully habis-habisan pun, kualitas pencitraan Pak Jokowi relatif tidak bisa disaingi oleh politisi lain di negeri ini. Terutama ketika bicara tentang keharmonisan keluarga, keluarga Pak SBY aja masih kalah. Politisi itu ya memang salah satu lelakunya memang pencitraan, jadi tidak perlu diejek. Makin diejek makin populer, seperti halnya semakin dipuji. Dalam dunia demokrasi zaman […]

Uang Haram

Pendekatan yang digunakan Kiai Muzammil dalam melihat permasalahan kenaikan pajak dan segala jenis pungutan pemerintah sangat menarik. Jika ditarik dengan garis keimanan, seharusnya yang demo paling rajin ya para PNS dan segala elemen masyarakat yang hidupnya dari kucuran dana pemerintah. Mengapa? Karena hubungan pemerintah dan rakyat adalah hubungan muamalah. Artinya segala sesuatunya harus didasari keridhaan […]