Pentingnya Matematika

Pemerintahan yang demokratis itu bagusnya nggak sentralistik. Posisi presiden, perdana menteri, atau apa yang jadi ketua itu cuma koordinator. Sisanya badan yang bekerja secara otomatis. Pemerintahan yang demokratis itu berjalan berdasarkan aturan yang disepakati bersama. Terbagi dalam badan-badan sendiri yang fungsional. Mereka bekerja dengan merespon, bukan menunggu perintah. Kalau ada peristiwa alam, TNI, SAR, BNPB, […]

“Aturan Main” Oligarki 2019

Pilpres 2019 besok itu, konflik elitenya (kalau ada) paling kek gini: Kalau yang menang Jokowi lagi, oligarki pro Jokowi dapat jatah lebih banyak. Kalau yang menang Prabowo, oligarki pro Prabowo dapat jatah lebih banyak. Tapi prinsipnya mereka tetap bagi-bagi. Kalau di zaman Pak Harto, para oligarki tunduk pada jatah yang ditetapkan sang Raja. Semua hepi. […]

Menjaga Generasi

Gontor telah membuktikan eksistensinya sebagai sebuah “sistem negara kota” yang mandiri. Muhammadiyah sebenarnya juga bisa menjadi “sub negara” untuk komunitasnya, dan semoga bisa bergerak ke sana. Bicara kekuasaan, tidak bisa dipungkiri itu adalah tempat orang-orang berebut kedudukan. Tapi, belajar dari Gontor, sebenarnya ada ruang khidmat yang bisa dibangun setiap kelompok masyarakat tanpa harus ikut ambil […]

Bahaya Laten Kapitalisme

Dulu ketika SMA dan kuliah saya sering mendapatkan arahan soal keberpihakan politik, alasannya politik itu vital dalam menentukan kebijakan. Nasihat para senior itu benar dan logis, jika politik berada di dalam posisi yang tidak tergadai oleh kapitalisme. Lha kalau sekarang, hal itu jelas tidak relevan. Di mana-mana, politik hanyalah subkontraktor dari sistem ekonomi kapitalis. Menguatnya […]

Shalat dan Pencitraan

Mencuatnya berita soal Jokowi mengimami shalat di Afghanistan dan Anies bertemu Erdogan menjelang shalat Jumat sebenarnya hanya indikator bahwa masyarakat kita terbiasa mencampuradukkan hal-hal yang bersifat personal dengan urusan publik. Shalat itu mau munfarid atau berjamaah, esensinya tetap persoalan personal. Jadi seharusnya kita sebagai umat Islam yang meyakini akan kewajiban shalat ya fokus saja menjalankan […]

Masjid Kehidupanku

Kata “politik” sendiri memang mengalami distorsi makna, dimana politik adalah yang begitu-begitu itu (tahulah maksud saya). Dalam dinamikanya, muncul wacana melarang adanya pembicaraan politik di masjid. Akibat wacana itu, muncul pro kontra. Yang pro maupun yang kontra soal isu itu kayaknya ya cuma yang berkepentingan atas polemik politik (menurut makna sekarang) yang sedang berjalan. Yang […]

Patut Dikasihani

Kalau ingin menikmati kelucuan yang paling lucu, isenglah untuk stalking linimasa twitter atau facebook atau jejak-jejak digital lainnya dari para politisi. Dijamin bakal ngakak banget, karena pada periode tertentu dia promoin si A, di masa lainnya dia promoin si B, padahal A dan B saling berseberangan menurut versi pemberitaan media. Saya sendiri tidak akan menyebut […]

Kaum Intelek

Saya pernah diwejangi salah satu guru saya. “Mbok kalian itu sebagai mahasiswa dan kaum intelektual kalau ngakses informasi jangan lagi nggathok sama berita TV, Koran, apalagi cuma media online abal-abal. Sesekali buatlah pembuktian terbalik atas informasi yang beredar tidak karuan semacam ini. Kenali kerangkanya, telisik maksud dan tujuannya, dan buatlah peta konsepnya. Lalu lakukan tindakan […]