Pekerjaan Rumah Para Rakyat

Kalau kubu 02 lantang teriak KPU curang, ya wajar. Wong hawa-hawanya memang akan kalah. Masak iya QC itu salah berjamaah. Kan nggak lah. Kalau kubu 01 diam dan terus memuji-muji KPU bekerja baik, ya wajar juga. Wong hawa-hawanya bakal menang. Apalagi SDM rezim turut bekerja menghalalkan segala cara. Yang berhak menilai kinerja KPU itu rakyat. […]

Sedang Tidak Punya Negara

Pentingnya membedakan negara dan pemerintah agar kita mengerti wilayah filosofis dan mana wilayah praktis, tidak campur aduk tidak karuan. Fungsi negara itu pada tataran filosofis, fungsi pemerintah pada tataran praktis. Di majelis negara, dirumuskan filosofi bernegara dan hal-hal yang berlaku permanen yang tidak dapat diganggu oleh politik praktis. Di wilayah politik praktis, silahkan berkompetisi untuk […]

Lucunya Demokrasi Kita

Hal yang konyol dalam pelaksanaan demokrasi di negeri kita adalah pertanyaan kepada kandidat calon pasangan presiden, gubernur, bupati, dan walikota terkiat “visi & misi”. Lebih celaka lagi kebanyakan rakyat menilai visi & misi mereka sebagai sesuatu yang berdiri sendiri. Bukankah kalau kita sekarang hidup bernegara yang sudah punya Pancasila & UUD 1945 maka di situlah […]

Daulat Tanahku, Daulat Negeriku

Kedaulatan wilayah dan isinya itu sebenarnya salah satu hal penting yang keutuhannya harus dipertaruhkan dengan nyawa, dan itu bernilai jihad. Itu berlaku dalam skala mikro maupun makro. Misalnya ada seorang di Solo yang tanahnya ogah diborong pengusaha sekalipun ditawari harga 1 miliar. Dia tidak mau seperti para tetangganya yang tergiur uang sehingga melego tanah yang […]

Kedaulatan

Ayat “wahai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” itu sesuatu banget. Eh bingits. Cuma mau bilang gitu sih soal ayat itu. Anu, begini, selama ini kan kita selalu ngomongin kedaulatan, kemandirian, dan yang anu-anu begitu. Lha elemen kedaulatan itu letaknya di mana sih? Karena kalau mau bilang NKRI berdaulat, aku jadi bengong. […]

Zaman Akhir

Ini zaman pencitraan di mana setiap hal harus diverbalkan, ditampak-tampakkan, dan setiap orang saling curiga-menyelidiki yang lainnya tersebab ketiadaan rasa percaya pada sesamanya. Ini zaman di mana manusia direndahkan sebagai faktor produksi setara dengan mesin. Di mana kreativitas yang merupakan fitrah setiap individu tidak dihargai sehingga mendorong terciptanya ekstrimisme kreativitas yang menyimpang dari fitrah, yang […]