Tafakur

Kumpulan tulisan renungan dan tafakurku

  • Pos Kosong Dakwah

    Dakwah itu ya menyeluruh, semua pos diisi dan diperjuangkan. Sekarang pos kebudayaan, sastra dan bahasa, jurnalistik, filsafat, sejarah, pendidikan, mengalami kekosongan serius. Belum begitu terlihat siapa yang menggantikan Hamka, Ajip Rosyidi, JS Badudu, Kuntowijoyo dll. Bahkan jika ada seorang muslim yang menekuni pos-pos itu acapkali diserang dengan opini dan tuduhan aneh-aneh yang membuatnya akhirnya tumbuh…

  • Ibadah Atau Bekerja?

    Wacana penggalan yang lahir di saat kolonialisme menguasai dunia, termasuk masyarakat Nusantara membuat kita seperti masuk perangkap kebodohan. Kehidupan kita yang sebenarnya holistik dan telah menyatu dengan alam dalam konsep “bebrayan ageng” akhirnya rusak dan bergeser mengikuti filsafat materialisme barat yang menempatkan manusia sebagai pusat dan alam sebagai taklukan. Nenek moyang kita biasa menamai benda-benda…

  • Wajah dan Kecantikan

    Orang Indonesia itu memiliki segala kemewahan hidup. Alam yang indah, biaya hidup yang murah (sak rekasa-rekasa urip neng kene, luwih kepenak ketimbang neng luar negeri), masyarakat yang toleran, dan kebudayaan yang menjamin kenyamanan hidup. Tapi satu yang kurang, karena saking kerasannya kita jarang pergi menengok sisi lain dari dunia luar. Akibatnya lihat wajah-wajah asing didukung…

  • Islam Cap Jempol

    Sepertinya kelak akan tercapai fase di mana manusia-manusia di Nusantara ini benar-benar dituntut berpikir secara merdeka dan mandiri, atau dia akan ngelu ndhase dengan aneka opini yang buanyak sekali dan masing-masing saling bertengkar. Saat ini sih belum begitu terasa, tapi sudah mulai terlihat tanda-tanda kebingungan di kalangan awam, misale nek ber-Islam apike kudu melu aliran…

  • Literasi dan Adab

    Bahasa itu akan terjaga dari aksara dan perilaku kebudayaannya. Jika aksara Jawa tidak dipelajari dan unggah-ungguh masyarakat Jawa mulai ditinggalkan, maka suatu saat bahasa ini ya akan hilang, minimal akan terdistorsi dari masa keemasannya. Ini juga berlaku dalam hal pengamalan Islam. Narasi Quran dan hadits itu akan terdistorsi dari masa keemasannya manakala dunia literasi serta…

  • Ahli

    Jika sesuatu urusan tidak diserahkan pada ahlinya, maka tunggulah kehancurannya. Demikian nasihat Kanjeng Nabi. Karena rakyat itu bukan ahlinya, dipaksa milih langsung pemimpinnya, akhirnya dapat pemimpin ya seperti cerminan rakyatnya. Demikian pula, karena kebanyakan pengguna Facebook (termasuk saya) bukan ahlinya, maka beginilah jadinya kita di Facebook, sering bikin “nganu”. Dan puncaknya, karena di kehidupan ini…

  • Huruf dan Tulisan

    Kata itu dimulai dari ucapan, bukan tulisan. Kalau orang hari ini sibuk berdebat soal tulisan, kembalikan ke ragam bahasa dan standar yang digunakan. Dan tidak usah terlalu memberat-beratkan diri pada tulisan dahulu lah. Mending fokus pada kata dan maknanya dahulu agar presisi pada hakikatnya. Saya masih tetap geleng-geleng kepala jika ada yang berdebat soal “insya…

  • Lisan dan Kata

    Yang bikin sedikit “nganu” saat mudik itu adalah ketika mengajak jalan-jalan si bungsu, Zahra. Sebagai seorang kakak yang tetap konservatif dan ndeso, maka aku akan selalu bertanya apa pun yang kami lewati kepadanya. “Nduk, itu pohon apa namanya?” Dia menggeleng “Kalo yang daun ini?” Dia masih menggeleng “Lha kalo hewan itu?” Dia menggeleng Dan begitu…

  • Media Islam

    Dalam sebuah forum Pak Adian Husaini berkata “Bikin media Islam itu gampang, tapi siapa yang siap menjadi jurnalis yang punya komitmen besar pada Islam dan adabnya. Bikin televisi Islam itu juga insya Allah mampu, tapi apa kita sudah memiliki SDM yang mumpuni untuk mengerjakannya.” Interpretasi saya atas pernyataan beliau adalah umat Islam saat ini butuh…