Konon Indonesia Negeri “Sekuler” dan “Liberal”
Negeri ini memang “sekuler” dan “liberal”, hingga sebagian umat Islamnya ikut-ikutan terjerat ke sana. Ada yang memisah-misahkan agama dan politik sehingga kalo masjid dipakai membahas persoalan keumatan dalam konteks kekuasaan buru-buru dicap jual beli ayat untuk kepentingan politik, lalu digeneralisir untuk semua yang begitu. Apa ini juga ga bisa dikatakan semacam “sekuler”.Ada yang teriaknya memperjuangkan kebebasan…