Petuah & Pemikiran Guru

Kumpulan tulisan yang dikutip dari para bijak

  • Jujur dalam Istilah

    Kalau sudah jadi anggota DPRD/DPR, pas reses ke daerahnya kok rakyat yang disuruh datang dan bukan dia yang datang ke rumah-rumah konstituen/rakyat yang diwakilinya secara rendah hati, maka tahulah kita bahwa kedaulatan di tangan rakyat adalah wacana. Mosok kita yang jadi bos disuruh sowan ke posko anak buah kita. Kalau sudah jadi anggota DPRD/DPR kok…

  • PR Dakwah Para Da’i

    Fakta banyaknya anak-anak remaja dan orang dewasa yang terang-terangan tidak berpuasa di bulan Ramadhan, padahal mereka muslim dan tidak sedang mendapat uzur syar’i (jadi kuli bangunan, musafir, dll) seharusnya menjadi pembuka mata para da’i bahwa dakwah itu tidak sekedar menjelaskan, tetapi menanamkan. Kebanyakan pasti juga tahu bahwa puasa Ramadhan wajib, tapi kok ditinggalkan. Seperti halnya…

  • Riba Kita Semua

    Guyonan soal riba itu menarik. Perbankan Syariah dikiranya bebas riba, apa iya? Hahaha. Wong sistem ekonomi globalnya sekarang itu riba kaffah. Wong status uang kertas itu sendiri bermasalah kok. Mbok jangan gitu lah. Saya tidak sedang bermaksud mengecilkan peran bank Syariah dalam ekonomi Islam lho, wong saya juga memakai jasanya. Dan tidak dapat dipungkiri kehadirannya…

  • Kamu Syiah?

    Tadi sore di WA ada yang mengadu katanya dia disesat-sesatkan dan disyiah-syiahkan gara-gara membuat opini berbeda tentang Suriah di grup tadarusnya. Terus minta petunjuk padaku. Lha aku sapa, rumangsane kiaine po. Katanya sok-sok dia juga ngutip status FB-ku untuk di share ke grupnya. Yoalah mas-mas. Aja meneh dhapurane dewe, Imam Syafii we gara-gara sering mengutip…

  • Politik Tingkat Tinggi

    Di hari Jumat yang penuh berkah ini, saya berdoa semoga Allah menolong kita dengan menghapus berbagai kebencian yang didasari perasaan dan kebaperan dari hati kita. Aku mulai merinding, ketika masyarakat mulai terpolarisasi di berbagai bidang. Misalnya di urusan pendidikan anak-anak mulai sekolah di klan-klannya masing-masing, yang sesuai dengan agama dan alirannya saja, lalu kurang bersosialisasi…

  • Pengemis Itu Lebih “Mulia”

    Orang yang dimintai uang pengemis itu lebih ikhlas dari pada sekumpulan orang (rakyat) yang dicuri uangnya melalui mekanisme rumit di birokrasi pemerintahan. Seberkurang-berkurangnya uang karena pengemis, jatuhnya tidak seberapa dibandingkan dikurasnya kas negara oleh para tikus pengerat uang rakyat. Kalau memberi uang kepada pengemis, pengemisnya senang, yang ngasih juga senang. Kalau korupsi, yang dikorupsi tambah…

  • Warga DKI, Sing Sareh To

    Semoga warga DKI diberikan ketenangan untuk berpikir dan berdamai satu sama lain agar tidak ribut dalam pemilihan Gubernur. Lebih mengutamakan solusi ketimbang propaganda anti-antian yang lucu. Karena kalau sekarang teriak-teriak “jangan sampai kita dipimpin oleh orang kafir”, saya di sini malah ketawa sampai mulas. Itu kayak orang mengajak hari ini puasa sambil ngemut permen. Atau…

  • Ulama Penjaga Umat

    Setelah perang saudara yang memilukan di akhir khulafa rasyidah, umat Islam berada di bawah ancaman perpecahan. Tapi mengapa mereka bisa tetap bersatu? Karena wibawa para ulama yang tetap menjaga umat agar tidak tersulut dalam pemberontakan. Kalau persatuan disebabkan oleh penguasa politiknya, berapa sih penguasa Islam yang adil. Bani Umayyah, berapa orang khalifah yang adil? Apalagi…

  • Hakikat Ulama

    Dalam sebuah forum yang diinisiasi oleh Presiden Soeharto dalam rangka membonsai kedaulatan para ulama untuk membentuk MUI, Kiai As’ad Syamsul Arifin (murid Syaikh Kholil Bangkalan, beliau (syaikh Kholil) adalah marja’ para ulama besar Nusantara di masa kebangkitan nasional, gurunya para kiai besar di tanah air, termasuk KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari) beliau bangkit…

  • Karomah

    Kisah dipenjaranya Kiai Thobroni, kiai kharismatik asal Madura di era orba bisa menjadi salah satu contoh bagaimana Allah tak hendak membiarkan hamba-Nya dizalimi. Saat beliau dibui, ribuan orang Madura datang ke penjara lengkap dengan minyak dan perlengkapan untuk perang demi membebaskan kiai yang mereka cintai. Suasana sangat menegangkan malam itu. Sang kiai keluar dengan wajahnya…