Seandainya Beneran Ada Negara

Kalau sistem kenegaraan kita jelas, negara kan harusnya yang punya roadmap jangka panjang. Tidak bisa diklaim oleh politisi mana pun sebagai keberhasilannya. Pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dll semestinya sudah merupakan kewajiban setiap zaman mesin penyelenggara negara (birokrat). Keberadaan politisi itu hanya mempercepat dan meningkatkan pelayanan (kalau bisa). Minimal tidak ngruwet-ngruweti dan menyabotase. Jadi, dengan roadmap […]

Masih Adakah Negara?

Problem penguasaan modal yang sudah semakin menggila ini tidak selalu bisa diselesaikan dengan pendekatan politik elektoral. Apalagi berhadap dengan gonta-ganti presiden. Apa artinya presiden baru, jika parlemen dan birokratnya isinya adalah orang-orang yang loyal pada para kapitalis. Dengan maraknya penggusuran dan berbagai penindasan oleh para pemilik modal, rakyat butuh para pemimpin yang berbicara kepada mereka […]

Negeri Tanpa Negara

Mayoritas negara di dunia, sistem kenegaraannya pasti menggunakan pendekatan majelis tinggi dan majelis rendah, tidak peduli negara monarki, republik, atau lainnya. Secara fungsional, keduanya merepresentasikan keberadaan negara dan pemerintah sebagai dua hal yang seharusnya berbeda. Sejak saya mencoba membuka-buka referensi tentang hal itu, saya memang melihat problem serius soal sistem itu di negeri kita. Anehnya, […]

Negeriku, Bukan Negaraku

Negeriku, bukan negaraku Negeriku karunia tuhanku Negaraku, dibuat oleh bapak-bapakku Katanya untuk menjaga negeriku Dan memelihara kehidupanku Aku akan setia pada negeri, karena itu kewajiban Tapi aku tarik ulur kesetiaan pada negaraku Tergantung ia sedang memelihara atau merusak Konon negaraku yang asli menghilang Kini tinggal negara gadungan, ciptaan sana sini pakai nama asli Maka aku […]

Hutang Negara

Saya termasuk orang yang merasa geli dengar istilah hutang negara. Kalau hutang pemerintah atau hutang perusahaan mah oke. Tapi kalau ada istilah hutang negara saya timbul pertanyaan, negara bisa punya hutang ya? Banyak keganjilan yang sebenarnya bisa kita pertanyakan soal itu. Tapi intinya, negara itu kan pemegang mandat kedaulatan rakyat. Rakyat sendiri adalah pemilik dan […]

Jadi Begini …

Sebelum ada makhluk yang bernama negara, masyarakat Nusantara telah hidup dan mengelola tanah mereka yang diwariskan turun temurun. Mereka bertetangga satu sama lain, guyub rukun. Mereka hidup dalam tata nilai dan norma yang dibangun secara komunal dan bernasab pada kebudayaan raja atau ulama panutan mereka. Dalam kehidupan asal ini mereka hanya mengenal pengabdian. Tidak mengenal […]

Ketika Rakyat Mengambil Mandatnya (4)

Ini bagian terakhir dari status-status panjang malam ini. Ada banyak kisah nyata di masyarakat yang membuat saya bahagia bahwa masih banyak rakyat yang berperan menjadi rakyat. Artinya masih banyak manusia di muka bumi yang berjuang demi harga diri kemanusiaannya. Mereka lebih besar dari negara, sehingga mereka mampu mencintai negara dan negeri ini dengan cara mereka […]

Ketika Rakyat Mengambil Mandatnya (3)

Lalu bagaimana seharusnya kita menghadapi realita zaman ini yang sudah dikepung negara, sistem ekonomi global yang ribawi, hingga organisasi-organisasi keagamaan yang menganggap paling benar sendiri dan menyalahkan yang lainnya? Ya tetap pada prinsip manusia, bahwa karena semua itu buatan manusia, ada sisi buruk dan baiknya kan. Artinya tidak usah ekstrim mau membubarkan negara segala atau […]

Ketika Rakyat Mengambil Mandatnya (1)

Negara itu adalah alat yang dibuat rakyat untuk mengelola sebagian (bukan seluruh) urusannya. Maka negara adalah badan sosial yang tidak boleh bicara untung rugi terhadap rakyatnya. Karena ibaratnya suatu badan yang dibentuk, boleh-boleh saja suatu saat dibubarkan. Jika ada negara kok malah tidak bisa diatur oleh yang bikin, itu adanya di negeri kita. Entah kenapa […]

Denegaraisasi

Ketika orang semakin semangat menuntut bahwa negara harus begini begitu, kok saya malah mulai berpikir bahwa de-negara-isasi saatnya dicoba. Yakni proses pelucutan kewenangan negara melalui proses transformasi warga negara menjadi manusia. Tanpa perlu perang dan kekerasan. Dalam sejarah para Nabi, kepemimpinan adalah proses keteladanan dan ketaatan pada kitabullah. Maka sudah saatnya kita membedakan antara pemimpin […]