Semoga Kita Tak Bodoh Lagi

Bangsa ini, saking begitu putus asanya, setiap benih-benih kebangkitannya langsung “di-mblekki” beban begitu besarnya oleh sebagian besar kita yang putus asa. Mas Pipit yang dulu tidak diakui oleh RI, mau pulang dan membenahi birokrasi agar berjalan sehat seperti Jerman langsung disumpal dengan pertanyaan “kapan bisa berhasil?”. Woalah mas, takonmu ki dobol tenan. Pelatih sepak bola […]

Kang Emil, Aku Khawatir Padamu

Setiap kali lihat torehan prestasi Pak Ridwan Kamil hatiku mak sirrrrrr. Mengapa? Saya khawatir beliau bernasib seperti Pak Habibie, bahkan bisa lebih buruk lagi. Pak Habibie saja butuh waktu hampir 30 tahun untuk menyingkirkan para teknokrat ekonomi mafia Barkeley demi membangun industri Indonesia yang mandiri. Itupun akhirnya beliau hanya mampu memimpin negara selama setahun lebih […]

Bahasa Fatwa

Bahasa fatwa itu mencerminkan ketawadhuan sang mufti. Ada sebuah pelajaran penting saat bicara halal haram atau hukum fiqih. Sebagai orang awam, mungkin dalam suatu kesempatan kita terpaksa harus berbagi informasi atas hukum fiqih yang diketahui agar orang lain menjadi tahu. Kejadian ini pasti sering kita alami sehari-hari. Dan tak jarang kita menjumpai fenomena konyol, ada […]

Yunani Bangkrut, Ganti Dengan K******h

Latah yang lucu yang baru-baru ini muncul adalah saat mengkambinghitamkan “demokrasi” sebagai sumber kebangkrutan Yunani, lalu dengan enteng bilang coba kalau pakai K******h. Yang ngomong gitu saya khawatir diembat, lah K******h udah bangkrut hampir 1 abad lebih awal. Sudahlah, nggak usah ribut soal idiom sistem negara. Lha wong aslinya demokrasi yang dipakai sekarang itu tidak […]

Media Yang Usil Pada Ulama

Media berperan mempermalukan para ulama Islam karena mereka mempostingi berita-berita yang seharusnya bersifat lokal agar ditangani ulama setempat menjadi global sehingga setiap kiai seolah wajib ngomong fatwa seperti itu yang orang Islam biasa saja ngerti boleh atau tidaknya. Ini penghinaan karena seharusnya para ulama besar itu berfatwa untuk urusan yang lebih penting. Kami berharap ulama-ulama […]

Kekalahan Diponegoro Dan Inferioritas Umat Kini

Kekalahan Diponegoro dan pasukannya dari kalangan santri tanah Jawa tidak hanya membuat Kolonial Belanda berkuasa lebih besar secara politik, tetapi juga mengakibatkan kekalahan psikologis masyarakat Jawa. Padahal sebelum itu, Islam dan orang Jawa adalah satu kesatuan kultural yang bahkan orang abangan pun bangga dengan Islam dan marah jika ada yang menghina agama yang disebarkan para […]

Umat Yang Gagap Teknologi

Saya justru berpikir gaduhnya umat Islam dengan wacana-wacana yang konyol akhir-akhir ini sebagai tanda ketidaksiapan massal terhadap teknologi informasi dan ketidakdisiplinannya berpijak pada idiom-idiom al-Quran. Akhirnya mereka sibuk ngurusin pornografilah, LGBT-lah, dan entahlah nanti kayak apa. Tidak paham tapi ribut, tidak ada urusan (aslinya) tapi akhirnya justru pusing karena diramein sendiri. Jika kita disiplin, misalnya […]

Belajar Identifikasi

Tradisi ilmu dalam Islam mendidik seseorang untuk memiliki penghormatan pada pendahulunya dan sungguh-sungguh mempelajari warisan pemikiran mereka. Tetapi tidak lantas melembagakan pemikiran mereka dengan fanatik seperti yang sering terjadi hari ini, tidak juga membuat justifikasi global atas diri mereka. Bagaimanapun, tidak ada manusia yang sempurna seperti Kanjeng Nabi, sehingga setiap ulama Islam harus dipelajari sampai […]

Antara Mereka Dan Kita

Bapak-bapak intelektual modernis muslim negeri ini mewariskan tradisi berpikir yang unik khas Indonesia, sehingga wajah modernitas Indonesia tidak terlampau sekuler seperti negeri muslim lainnya. Sayangnya sejak beliau-beliau (Natsir, Hamka, Roem, Prawoto, Syafruddin, Rasjidi) wafat, generasi pemikir seperti beliau justru semakin sedikit. Bahkan mulai tumbuh generasi grubyak-grubyuk yang mainnya cuma lewat hashtag. Runutan sejarah panjang negeri […]

Ilmu Qurani

Saya pernah dipancing tentang metodologi berpikir dalam al-Quran dan ilmu mainstream yang berkembang agar mengetahui perbedaan mendasar atas filsafat yang melatari keduanya. Ilmu tentang makhluk yang dipelajari di dunia akademis meletakkan manusia sebagai observer dan melihat makhluk atas gejala empiriknya saja. Maka tak heran jika dalam ilmu ini, dikenal dengan lingkungan benda mati dan makhluk […]