Aku nggak khawatir cadangan mineral bumi akan habis, sebab aku belum bisa membuktikan bahwa instrumen dan metode penelitian yang digunakan memiliki akurasi yang mendekati kenyataan.

Aku nggak khawatir soal kerusakan bumi yang semakin rusak sehingga tidak mampu melakukan pemulihannya sendiri, sebab masih banyak rahasia bumi yang belum diketahui manusia dalam penjelajahan ilmunya.

Tapi aku menentang eksploitasi sumber daya alam dan penghancuran lingkungan karena itu suatu bentuk kekurangajaran manusia pada makhluk Allah yang lain. Yang namanya kurang ajar ya salah dan bisa bikin kualat.

Sebagai muslim, kita tidak perlu berdebat soal cadangan SDA dan nasib bumi masa depan, tapi mari belajar tentang adab kepada makhluk Allah yang lain sehingga dalam berinteraksi dengan alam kita memiliki takaran yang pas, tidak berlebihan.

Gunung, laut, dan apa yang terhampar di alam sama seperti kita bersujud dan menyembah-Nya. Kita saling berinteraksi dan membangun keseimbangan. Jika kita berulah, mereka pun akan memberi respon atas ulah kita dengan seizin-Nya.

Dan sebaiknya, berhentilah sejak sekarang mengatakan mereka “benda mati”. Kecuali saat menjawab ulangan, dari pada remidi dan menciptakan mudharat lebih banyak. Hehehe

Surakarta, 13 Agustus 2015

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.