Kepastian dalam Perwakilan Rakyat

Mau ribut politik kek apa, selama rakyat itu tidak sadar bagaimana mengakumulasikan mandat pada wakilnya, maka negara cuma akan jadi tempat keceh para politisi. Jika negara adalah lembaga tertinggi pemegang kedaulatan rakyat, maka wujudnya harus jelas dan bisa diukur. Salah satunya adalah dengan sistem perwakilan yang jelas dan definitif. Hingga hari ini, mandat rakyat orang […]

Identitas yang Tak Bermanfaat

Identitas Islam sebagai kekuatan politik efektif ketika posisi umat masih menjadi minoritas. Pada posisi ini, militansi pengusung identitas Islam akan sangat bermanfaat untuk menunjukkan sisi yang beda sebagai umat Islam. Tetapi ketika umat Islam telah menjadi mayoritas dan sesama umat Islam saling berkompetisi untuk meraih kursi kekuasaan, wacana identitas justru membahayakan umat Islam sendiri. Akan […]

Mekanisme Perwakilan yang Kabur

Saya cenderung guyonan soal politik negara ini karena memang secara sistem politik kita bermasalah serius. Namanya bikin negara, jelas tidak setiap orang ikut turun mengurusi negara itu, maka dia memandatkan pada orang-orang yang menjadi wakilnya. Nah, mandat keterwakilan ini tidak memiliki kepastian dan definisi. Kita tidak mengikuti sistem distrik yang memberi kepastian siapa yang memenangkan […]

LPJ Soal Sampah

Saya itu lebih ndredeg dengan pertanggungjawaban sampah rumah tangga yang sebagian masih harus saya buang di depan untuk diangkut petugas sampah dan pastinya hanya akan ditimbun jadi gunung sampah di pinggiran kota. Saya baru bisa mengevakuasi sampah organik dan sampah plastik kering yang bisa dibuat ecobrik dalam botol-botol air mineral. Selebihnya saya buang di tempat […]

Pusaran Hutang Menenggelamkan Dunia

Konon, pemerintah AS itu mencetak dollar dengan dasar hutang. Hutang ke siapa? Ya itu. Pastinya dia lebih berkuasa dari AS dong, wong bisa menghutangi no. Demikian pula pemerintah negara-negara Eropa. Mereka punya cadangan emas untuk menjamin mata uang mereka. Tetapi masih kurang, jadinya mereka hutang juga. Kepada siapa? Pastinya sama dengan yang dihutangi oleh AS. […]

Yang Penting Jelas Trayeknya

Ada pelajaran penting dalam bepergian. Kalau kita dari Solo mau ke Jakarta, biasanya kita memilih naik Kereta Api. Salah satu alasan pokoknya adalah Kereta Api memiliki jalur yang jelas dari Solo ke Jakarta. Mungkin kita bisa tambahkan alasan lainnya seperti kenyamanan, tarifnya terjangkau, tidak terlalu mahal, juga relatif lebih aman dan potensi kecelakaannya lebih kecil […]

Mentradisikan “Syura” untuk Dunia Baru

Cara umat Islam keluar dari term negara (state) bukanlah dengan membuat state baru atau coup de etat. Hasilnya akan sama saja. Sebab begitu berdiri negara Islam, aturan globalnya tetap ikut kesepakatan internasional. Kalau dulu, senjata masih milik setiap bangsa. Artinya setiap bangsa berdaulat atas persenjataannya sendiri. Sekarang senjata kan dimonopoli AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan […]

Ingat, Kita Itu Cuma Penumpang

Saat ini, seluruh dunia mengikuti kesepakatan sebagai negara (state). Konsep negara itu sendiri akarnya dari ideologi sekuler Barat. Konsekuensinya umat Islam ya memang cuma jadi penumpang di negara-negara mana pun. Kalau pun umat Islam memegang kontrol kekuasaan, mereka harus tunduk pada kesepakatan negara bangsa itu. Umat Islam tidak memiliki kemampuan mengkonsolidasikan diri secara politik. Tidak […]

Menutup-Nutupi Sekulerisme

Aib itu menyangkut personal dan urusan privat. Maka wajib dijaga dan ditutupi. Tapi kalau menyangkut kompetensi, apalagi bicara urusan kekuasaan, ya itu bukan aib. Nek ancene ra kompeten ya harusnya dibuka. Memilih metode pengangkatan penguasa dengan cara demokrasi semacam sekarang, ya konsekuensinya tetap akan ada rasan-rasan massal. Terutama rasan-rasan soal kompetensinya. Sebab kompetensinya menjadi penguasa […]

Masalah Dalam Konsep Nation State (Negara Bangsa)

Pada kenyataannya, keberadaan sistem negara-negara bangsa itu justru menghambat rekonsiliasi secara kemanusiaan. Kasus Uyghur itu adalah kasus kemanusiaan, di mana dalam sejarah China komunitas Uyghur pasang surut dalam memberikan dukungan politik kepada penguasa di China. Bangsa Han yang sekarang berkuasa, marah dan dendam kepada komunitas Uyghur yang pada masa penjajahan Jepang mereka berpihak kepada Jepang. […]