Rakyat Ngalah, Lalu Ngalih, Belum Ngamuk

Hakikat negara itu terletak pada perjanjian antar masyarakat yang menyepakatinya. Kalau di antara masyarakat itu saling mengkhianati, hakikatnya negara itu telah hancur. Yang membuat negara terlihat eksis karena adanya pemerintah yang mengklaim seolah-olah dirinya negara, padahal sebenarnya sedang melayani tuan-tuan pedagang sambil menendang masyarakat hingga kehilangan tanah-tanah garapannya. Anehnya, orang-orang yang semakin tinggi sekolahnya semakin […]

Sampah Kita Kewajiban Kita

Sampah-sampah yang kita hasilkan dari rumah tangga dan selangkangan kita itu wajib diatasi secara sendiri-sendiri, dan saya yakin hukumnya fardhu ‘ain. Ada pun soal negara, bisa jadi malah bukan kewajiban, sebab bikin negara sendiri itu cuma ijtihad. Kalau terbukti negara cuma menyengsarakan manusia, harusnya manusia menemukan ijtihad yang baru untuk mengelola kehidupan bersama. Jadi sambil […]

Perlukah RUU PKS Disahkan?

Melihat riuhnya pembahasan RUU P-KS itu, saya justru mikirnya apakah hal-hal terkait itu sedemikian urgennya harus segera diundangkan? Dibandingkan dengan prosedur sistem perwakilan rakyat dan kepemiluan yang masih gabul ndak jelas dan definitif, padahal katanya negara udah berdiri 3/4 abad, apakah itu tidak lebih urgen? Logikanya gini, kasus pembahasan RUU yang heboh di Jakarta itu […]

Supremasi Sipil

Kalau ingin supremasi sipil menguat, maka kurung para politikus agar hanya punya ruang kiprah di partai politik saja. Dari parpol mereka harus mampu bernegosiasi dengan organisasi-organisasi masyarakat di berbagai bidang agar mendapatkan kesempatan kampanye untuk memperoleh dukungan. Tapi kalau orang-orang kehormatan ormas justru para petinggi parpol, ya umumnya ruwet kayak di Indonesia ini. Kasus pengusiran […]

Politikus Harus Jujur?

“Politikus harus jujur!” Kata orang-orang itu. Saya dulu juga berpikir seperti itu. Tapi ternyata harapan semacam itu tidak tepat. Pada kenyataannya, politikus itu memang biasa melakukan segala cara untuk mencapai tujuannya. Jadi rasanya susah mengharapkan mereka lurus-lurus saja. Itulah mengapa orang-orang yang berakal sehat berinisiatif menciptakan sistem yang membuat para politikus tetap bisa mengejar tujuannya, […]

Me-Muhammad-kan Diri

Dari sejarahnya, fiqih itu lahirnya selalu di belakang realita. Artinya realita muncul dulu, baru dibahas dan dibakukan oleh fiqih. Maka, orang yang beragama semata-mata mengandalkan fiqih akan selalu jadi bulan-bulanan realita. Mengapa umat Islam hari ini terjerembab dalam bulan-bulanan realita? Sebab terlalu dominan pada fiqih. Memegang fiqih itu penting, tapi bukan segala-galanya. Nabi Muhammad menjalani […]

Demokrasi Alam Ghaib

Meributkan kinerja Presiden Jokowi dengan isu-isu identitas dan keagamaan itu ga akan ada selesainya. Padahal isu-isu ekonomi, penegakan hukum, dan kerusakan lingkungan sangat jelas di depan mata kalau mau dikuliti sampai habis-habisan. Tapi ya gitu deh. Sebagian rakyat itu senangnya yang identitas-identitasan gitu je maunya. Hal-hal yang urgen dan benar-benar menyangkut kemaslahatan publik dan bisa […]

Tentang Golput

Di AS, sejak 1990-an golput selalu menjadi pemenang pemilu, sebab selalu mendekati 50 %. Di Indonesia, golput baru merebut 30% saja, para timses sudah pada ribut tuding sana sini. Mungkin perlu digalakkan sekalian, dari pada sibuk pemilu untuk para-para di atas. Mending sukseskan pilkades dan bangun desa masing-masing agar mandiri. Kalau nanti desa-desa sudah mandiri […]

Inti Demokrasi: Sistem Perwakilan Rakyat

Lembaga perwakilan rakyat harusnya lebih diperhatikan ketimbang pemerintahan. Sebab di lembaga itulah kekuatan rakyat dikonsolidasikan. Maka, di lembaga itu harusnya rakyat melototin bener-bener. Hubungan rakyat dengan para wakil rakyat harus definitif. Pun demikian, yang boleh jadi wakil rakyat harus yang berkelas, bukan yang hobi tidur dan mbolos. Kerjaan wakil rakyat itu ya gelar perkara atas […]

Kekuasaan vs Kepemimpinan

Kekuasaan dan kepemimpinan itu dua hal yang berbeda. Kekuasaan itu pendekatannya kekuatan dan “pemaksaan” kehendak. Kepemimpinan itu pendekatannya keteladananan dan pancaran kebaikan, sehingga layak diikuti. Seorang pemimpin belum tentu bisa menjadi penguasa. Seorang penguasa juga belum tentu bisa menjadi pemimpin. Demokrasi itu bicara soal kekuasaan, bukan kepemimpinan. Demokrasi itu urusannya tentang penyerahan mandat pengelolaan kuasa […]