Besok anak cucuku akan kuwarisi cerita tentang nenek moyangnya yang bingung, usai bikin robot raksasa bernama NKRI.

Baru dibikin, tak lama kemudian robotnya error. Ia ngamuk meneror siapa saja. Celakanya, tombol resetnya nggak ketemu-ketemu.

Banyak orang berbisnis menawarkan jasa reset robot. Mereka tawarkan janji-janji manis. Ternyata setelah disetujui, mereka cuma ngintil robot. Di mana robot meneror, di sana mereka merampok yang diteror sang robot.

Bisnis jasa reset robot terus ditawarkan tanpa henti. Anehnya, orang-orang tetap percaya dengan janji-janji itu. Mungkin saking putus asanya mencari tombol reset yang tak kunjung ketemu. Sementara robot itu terus mengamuk tanpa henti ke sana kemari.

Padahal sebenarnya robot itu cuma ilusi, hasil genjutsu dari Barat. Seandainya rakyat mau nglilir, raup, lalu tumandang gawe, niscaya teror robot itu segera berakhir. Tapi bermimpi lebih baik dari pada bekerja. Mereka berdalih dengan kisah ashabul kahfi, tidur 309 tahun, bangun-bangun sudah dapat pemimpin yang adil. Mungkin itulah filosofi yang diikuti nenek moyang ini.

Besok anak cucuku akan kuwarisi cerita lucu ini. Agar mereka tertawa ketika mungkin pada zaman mereka robot besar ini masih terus meneror mimpi orang-orang yang tertidur dan terkena genjutsu. Padahal obatnya cuma satu, ngliliir lalu raup dan tumandang gawe. Cuma itu. Ya cuma itu.

Surakarta, 1 Februari 2019

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.