Setiap kali lihat torehan prestasi Pak Ridwan Kamil hatiku mak sirrrrrr. Mengapa? Saya khawatir beliau bernasib seperti Pak Habibie, bahkan bisa lebih buruk lagi. Pak Habibie saja butuh waktu hampir 30 tahun untuk menyingkirkan para teknokrat ekonomi mafia Barkeley demi membangun industri Indonesia yang mandiri. Itupun akhirnya beliau hanya mampu memimpin negara selama setahun lebih karena mendapatkan serangan balasan.

Siapa pun yang hari ini latah sembari bilang Ridwan Kamil for Presiden atau siapa pun for presiden, tapi kita masih buta sejarah, buta ekonomi, bahkan buta politik serta tidak melakukan gerakan apa-apa yang berguna di sekeliling kita, sungguh kita telah menambah ruwet masa depan negeri ini dan membahayakan keselamatan beliau di masa depan. Apalagi beliau baru membangun relasi dan belum pasti memiliki teknokrat dan ekonom yang bisa menyingkirkan para penjahat yang masih bercokol di istana sebagaimana Pak Habibie dulu.

Pemimpin yang baik adalah aset. Tapi rakyat yang baik adalah kekuatan besar untuk bangkitnya sebuah negara. Allah telah memberi pancingan-pancingan pemimpin hebat di negeri ini agar kita tak terlampau putus asa. Tapi mbok ya kita jangan syirik dengan lantas memasrahkan segala urusan kehidupan itu semata-mata pada pemimpin. Apalagi kita telah sedang hidup di negeri yang hampir seperti tanpa negara. Ini negeri dengan ratusan negara yang otonom dan berkelindan.

Mari belajar kembali jadi masyarakat yang mandiri. Agar pemimpin-pemimpin hebat itu nanti berkuasa di saat kita telah siap dengan semuanya.

‪#‎NdlemingSore‬

Surakarta, 2 Juli 2015

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.