Setiap lihat programnya Pak Ridwan Kamil, saya seneng banget. Alhamdulillah, meskipun beliau tidak bisa mengusik para taipan naga yang terlanjur jadi benalu di kota Bandung, beliau selalu ada aja ide kreatif untuk dibuat kebijakan buat rakyat kecil dan generasi muda (lalu berkhayal dicarikan jodoh ama beliau, nggapleki).

Semoga pemimpin daerah yang seperti beliau semakin banyak meskipun tidak sempat bikin instagram dan akun media sosial seperti beliau, asal secara prinsip rada-rada kayak beliau atau lebih keren lagi insya Allah rakyat bahagia. Meskipun yang di pusat masih nggatheli kayak gitu, asal yang daerah mulai membaik, itu karunia Allah yang besar.

Setelah Perang Dunia II, dunia memasuki penjajahan baru dengan sistem negara bangsa dan sistem globalisasi. Cuma Bung Karno yang berani memprotes dan mengambil tindakan tegas atas penjajahan ini, hingga akhirnya beliau didongkel paksa. Setelahnya para elit kita lebih doyan kelon dari pada perang. Setelah 1998 lebih ngeri lagi, ga hanya elitnya, bahkan kroco-kroconya pun suka menikung temannya sendiri.

Karena penjajahan itu sebenarnya tetap ada, kita butuh kepala-kepala daerah yang seperti bupati-bupati zaman Hindia Belanda yang berani bersiasat agar rakyatnya tidak diperas keterlaluan. Bupati-bupati ini yang diam-diam mendukung perjuangan Diponegoro, RM Tirto Adhi Soerjo, dan para pejuang negeri ini. Juga semoga kecerdasan Sultan HB IX yang membuat kerja bakti untuk menyelamatkan rakyat Yogyakarta dari kewajiban romusha diwarisi pemimpin zaman ini, meskipun mungkin bukan oleh putranya.

Saya pun suka dengan kisah-kisah yang terbaikan dari narasi sejarah versi pemerintah. Bahwa tidak semua pribumi itu setia, buktinya sejak zaman dulu pengkhianat bangsa tak kurang banyaknya. Namun, kita juga tahu, banyak orang-orang asing yang menjadi sahabat kita, pun hingga hari ini. Makanya kemuliaan hati itu tidak melihat warna kulit dan bangsanya, karena bahasa hati itu universal.

Juwiring, 3 Oktober 2016

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.