Finlandia pendidikannya terbaik di dunia. Opini ini tentu sudah sangat kita kenal bukan? Dulu saya percaya hal itu. Tetapi setelah saya mendalami dunia pendidikan pesantren di masa-masa Hindia Belanda masih nebeng sambil keruk-keruk kekayaan alam Nusantara, saya mulai berubah pikiran.

Finlandia hanya bisa mengelola orang satu bangsa dari dulu hingga sekarang. Sedangkan pesantren terbukti menyatukan Nusantara yang terdiri atas ratusan bangsa hingga akhirnya melahirkan NU dan Muhammadiyah yang kontribusinya tidak bisa diabaikan bagi berdirinya NKRI. Bahkan tokoh-tokoh nasionalis pun mengakui eksistensi sejarah tersebut.

Tapi setelah jadi NKRI, justru pendidikan resminya berkiblat ke Barat. Saya beruntung pernah icip-icip dunia pesantren, meski sering mbolosan. Setidaknya saya bisa buktikan bahwa pendidikan yang menanamkan adab itu lebih dibutuhkan, karena dengan adab yang benar, intelektualitas dan emosi yang terbentuk akan sesuai dengan fitrah kemanusiaan.

Hari ini, ketiadaan adab membuat intelektualitas kita sering melampaui batas, dan kita bahkan sulit untuk sekedar bersepakat untuk menjadi satu menyelenggarakan sebuah negara. Bahkan untuk sekedar menyepakati aturan main bersama dalam bernegara saja ternyata sudah tidak bisa. Lalu …… jawab sendiri-sendiri saja ya.

Surakarta, 4 November 2015

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.