Tafakur

Kumpulan tulisan renungan dan tafakurku

  • Pentingnya Dokumentasi

    Adanya channel/akun resmi di media sosial memudahkan kita menemukan rujukan terpercaya dan menghindari sop-sop buntut. Misalnya akun resmi Akhyar TV untuk mendokumentasikan kajian Ust. Adi Hidayat, akun resmi CakNun.Com untuk mendokumentasikan kegiatan dan karya Cak Nun dan Kiai Kanjeng, akun resmi Tafaqquh untuk mendokumentasikan kajian ust. Abdul Somad, dan masih banyak lagi yang lainnya. Pelajaran pentingnya, setiap…

  • Pecah Kubu

    Sejak awal kemunculannya, Sunni – Syiah itu adalah perpecahan politik. Perubahan teologi dalam internal Syiah baru belakangan munculnya, mereka juga terpecah ke dalam madzhab-madzhab, seperti halnya Sunni. Selain empat madzhab besar yang sering dikategorikan sebagai aswaja, ada lagi pecahan Sunni yang sering disebut sebagai Wahabi. Hari ini pun, permusuhan dengan Syiah yang dimotori Saudi juga…

  • Pokoknya Kampanye

    Sebentar lagi kita akan Idul Adha, media-media akan segera menulis. “Presiden A berkurban seekor sapi Limosin.” “Gubernur B berkurban seekor sapi Jawa”. dll Pertanyaannya, sejak kapan ada kewajiban presiden melaksanakan Qurban? Ibadah Qurban itu dianjurkan bagi manusia, bukan bagi presiden. Masalahnya, media-media sekarang itu tidak menganggap manusia, yang dianggap hanya yang punya jabatan atau punya…

  • Dengkulku Melihat Dajjal

    Menurut keyakinan #Dengkulku, dengan melihat realitas hari ini, Dajjal itu adalah sebuah kerusakan sistemik yang bisa dikatakan “hampir mustahil” diperbaiki. Seperti hari ini, yang secara global membuat kita putus asa bagaimana menata kehidupan dengan ideal menurut aturan sunnatullah. Bayangkan saja, orang semangat memproduksi senjata, nuklir lagi. Ada lagi orang-orang terus berlomba mencari kekayaan, dari yang kere…

  • Esensi Ajaran Islam

    Pasca peristiwa Pilpres 2014 yang menurut saya banyak kejanggalannya, saya mulai belajar sungguh-sungguh tentang kehidupan para Nabi, terutama Nabi Muhammad. Saya mulai mempertanyakan kembali berbagai hal, terkait politik yang selama ini terlanjur jadi mainstream pikiran publik. Hari ini, apa-apa bisa ditautkan secara politik. Bukan karena itu perkara politik, tapi cara kita berpikir sudah politis sejak…

  • Al Qur’an, Prasasti untuk Dinamika Manusia dan Seluruh Ciptaan Tuhan

    Demi menjaga kewarasan dan kewajaran kemanusiaan kita, saya berpendapat bahwa mengatakan “menurut pendapat saya, pemikiran/ tindakan/ keputusan-mu/nya/mereka itu benar/ salah” itu sah diucapkan siapa pun terhadap siapa pun berdasarkan kadar pengetahuan masing-masing manusia tanpa harus dimusuhi. Toh kita berhak juga mengatakan sebaliknya. Jangan buru-buru ditamengi dengan larangan, “Dia kiai lho!”, “Dia Santo lho!” Bahkan hingga…

  • Intelektualisasi Manusia

    Yang saya pahami dari al Quran, para Nabi itu membangun kesadaran kepada manusia untuk mengerti dan bertanggung jawab atas perbuatannya. Iman adalah konsekuensi logis dari orang yang hatinya terkoneksi kepada Sang Pencipta. Jika ia beriman, maka akan tumbuh adab. Jika ia punya adab, akalnya akan berpetualang mencari cara merealisasikan adab itu dalam perbuatan, maka ia…

  • Medsos Bukan Dunia Nyata

    Medsos itu lebih lentur dibandingkan hal-hal yang fisik di tengah masyarakat. Kalau di tengah masyarakat, misalnya kita teriak-teriak, menyalahgunakan pengeras suara masjid, dll pasti sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat sekitar. Jika mereka melaporkan kita ke polisi, ya wajar. Itu mending dibandingkan mereka datang dan menghajar kita. Lha kalau di medsos, mekanismenya sebenarnya bisa ditangani lebih…

  • Tergantung Manusianya

    Sehebat apa pun teologi keagamaan, ia membutuhkan manusia yang mengaplikasikannya agar terasa manfaatnya di muka bumi. Jadi sekarang ini, mending do berlomba-lomba mengatasi masalah-masalah yang mengancam kita bersama. Yang sangat urgen adalah soal kerusakan lingkungan. Saya kira, jika kita sama-sama merasa takut pada Tuhan atas ketetapan hukum-Nya ketika alam tidak kita pelihara, kita tidak akan…