Lisan dan Kata

Yang bikin sedikit “nganu” saat mudik itu adalah ketika mengajak jalan-jalan si bungsu, Zahra. Sebagai seorang kakak yang tetap konservatif dan ndeso, maka aku akan selalu bertanya apa pun yang kami lewati kepadanya. “Nduk, itu pohon apa namanya?” Dia menggeleng “Kalo yang daun ini?” Dia masih menggeleng “Lha kalo hewan itu?” Dia menggeleng Dan begitu […]

Ora Pas, Ora Tata, Ora Cetha

Sekarang itu kosakata, “sesat”, “kafir”, “bid’ah”, dll koordinat pemakaiannya sudah berbeda dengan zaman dahulu. Kata itu harus tetap dipakai, karena memang untuk mendefinisikan sesuatu atas hasil berpikir, mengkaji, dan berdiskusi. Dan itu ada tempatnya, ada ruang lingkupnya, dan ada muara akhirnya buat kemaslahatan umat. Lha saiki, wong sing lagi ngaji 2 pertemuan we wis langsung […]