Rakyat vs Oligarki

Pemilu itu akan menjadi asyik ketika rakyat berhadapan dengan oligarki. Sehingga militer bisa mengalami dilema apakah berpihak pada rakyat atau jadi anjing penjaga oligarki. Kalau di Indonesia, yang saling berhadapan justru oligarkinya. Sehingga militer merasa nyaman berada di manapun, toh sama saja menguntungkan. Lucunya, rakyat kok ya mau jadi jurkam para oligarki ini ya. Di […]

Rakyat Ngalah, Lalu Ngalih, Belum Ngamuk

Hakikat negara itu terletak pada perjanjian antar masyarakat yang menyepakatinya. Kalau di antara masyarakat itu saling mengkhianati, hakikatnya negara itu telah hancur. Yang membuat negara terlihat eksis karena adanya pemerintah yang mengklaim seolah-olah dirinya negara, padahal sebenarnya sedang melayani tuan-tuan pedagang sambil menendang masyarakat hingga kehilangan tanah-tanah garapannya. Anehnya, orang-orang yang semakin tinggi sekolahnya semakin […]

Menetapi Peran

Disiplin dan sadar peran itu tidak gampang. Menjadi rakyat itu, perannya ya memberi mandat dan mengawasi pelaksanaan mandat. Saat pemilu merahasiakan pilihannya. Jebul, hal itu tidak mudah. Betapa susahnya menahan diri untuk merahasiakan pilihan. Bukan timses, apalagi kandidat, tapi justru paling gaduh kampanye melebihi para timsesnya. Demikian pula menjadi menteri koordinator kemaritiman, tugasnya ya mengkoordinasikan […]

Rakyat Bernegara

Mayoritas penguasa di negeri ini yang usianya 50 tahun ke atas itu biasanya terkait (baik langsung maupun tidak langsung) dengan hal-hal di seputaran 1965 dan rezim orde baru. Maka, mengharapkan mereka melakukan perubahan berarti dan mendasar bagi negara ini ya terlalu berlebihan. Lebih baik yang muda-muda ini membangun pondasi kerakyatan di bidang masing-masing. Yang sekarang […]

Darurat Rakyat

Ketika di kampus saya memang terlibat aktivisme ala-ala anak muda. Gairah untuk latihan ikut-ikut berpolitik tinggi. Sebab memang pada dasarnya kita ingin perubahan yang lebih baik. Pasca kampus dan terjun ke masyarakat, jebul problem utamanya adalah bangsa yang besar ini kekurangan rakyat. Jumlah segini besar isinya adalah sekumpulan tim hore-hore. Tim hore-hore yang paling militan […]

Gagal Paham Publik Atas Demokrasi

Adanya pemilu secara periodik ini dimaksudkan agar pergantian kekuasaan tidak harus pakai kudeta dan perang perebutan kekuasaan. Nah, di sini peran rakyat sangat menentukan. Sebagai pemilik kedaulatan tertinggi, seharusnya rakyat mengkonsolidasikan dirinya sebagai rakyat, bukan pendukung calon-calon penguasa maupun yang sedang berkuasa. Yang dukung calon-calon penguasa dan yang sedang berkuasa itu ya biar timses. Bila […]

Rakyat Bukan Pemain, Bukan Pula Supporter, Tapi Lebih Tinggi Dari Itu

Teman-teman yang jadi aktivis parpol sudah semestinya memang akan mencitrakan parpolnya dengan baik, kan sebentar lagi pemilu. Itu sudah sewajarnya, selama hal itu diikuti dengan bukti konkrit dari program partainya. Maka apapun yang dikatakannya, tidak akan pernah saya bantah. Karena sebagai rakyat, ya lebih baik menonton dan memberi keputusan untuk memercayainya atau tidak di saat […]

Hidup Seimbang, Tanpa Politisasi

Kehidupan menjadi indah jika semua tidak dipolitisasi. Biarkan politisi kampanye untuk menduduki kekuasaan lewat gagasannya. Budayawan tetaplah menjaga akal sehat bangsa lewat karya-karya kepujanggaannya. Para ilmuwan tetap menjaga akal sehat bangsa dengan rasionalitas dan keahliannya. Jangan semua mendadak jadi politisi. Jangan pula rakyat mendadak jadi pendukungnya si anu dan anti si anunya. Rakyat itu mestinya […]

Belajar Menjadi Rakyat

Di usia yang sudah di atas 20 tahun, kesadaran peran itu semakin muncul. Saya bisa bersuara macam-macam saat ini, karena saya berada pada kondisi bebas merdeka. Sebagai petualang yang terus belajar, saya manfaatkan saat-saat seperti ini untuk terus mengasah kepekaan logika dan realita. Berbeda jika saya jadi seorang kader parpol. Maka tidak etis menjelek-jelekkan parpol […]

Melokalisasi Pertarungan Politik

Dalam tradisi kepemimpinan kerajaan, biasanya yang menjadi kaki tangan raja adalah orang-orang yang dipercayai secara penuh dan dianggap tidak berpotensi untuk memberontak. Maka ketika sang raja digulingkan atau dibunuh oleh saudara, anak, atau orang lain yang hendak menggantikan posisinya. Orang-orang yang dipercaya raja sebelumnya biasanya juga akan bernasib sama dengan sang raja. Kecuali para pejabat […]