Rakyat vs Oligarki

Pemilu itu akan menjadi asyik ketika rakyat berhadapan dengan oligarki. Sehingga militer bisa mengalami dilema apakah berpihak pada rakyat atau jadi anjing penjaga oligarki. Kalau di Indonesia, yang saling berhadapan justru oligarkinya. Sehingga militer merasa nyaman berada di manapun, toh sama saja menguntungkan. Lucunya, rakyat kok ya mau jadi jurkam para oligarki ini ya. Di […]

Menegakkan Demokrasi

Demokrasi itu tidak sama dengan pemilu. Sangat aneh jika di zaman ini, cara berpikir kita masih kolot dengan mengarusutamakan pemilu tapi abai pada substansi demokrasi. Kalau yang jadi concern cuma pemilu, apalagi cuma pada siapa kandidatnya, maka tidak ada bedanya dengan orde sebelumnya. Sebab di zaman orba pemilu dimanipulasi oleh pemerintah yang berkuasa. Sementara hari […]

Politikus, Timses, dan Rakyat

Politikus itu kan memang jualan utamanya janji/ program. Makanya ya ditagih kemudian ketika ia berhasil meraih kekuasaan. Anehnya, ketika ditagih mereka ngeles. Lebih parah lagi, para pendukung militannya mencari-carikan alasan pembenaran, entah kurang waktunya (jadi masa berkuasanya perlu diperpanjang lagi), atau dengan membandingkan dengan kondisi yang lebih buruk, bahkan malah ada yang pakai alasan-alasan langitan […]

Kekuasaan vs Kepemimpinan

Kekuasaan dan kepemimpinan itu dua hal yang berbeda. Kekuasaan itu pendekatannya kekuatan dan “pemaksaan” kehendak. Kepemimpinan itu pendekatannya keteladananan dan pancaran kebaikan, sehingga layak diikuti. Seorang pemimpin belum tentu bisa menjadi penguasa. Seorang penguasa juga belum tentu bisa menjadi pemimpin. Demokrasi itu bicara soal kekuasaan, bukan kepemimpinan. Demokrasi itu urusannya tentang penyerahan mandat pengelolaan kuasa […]

Esensi Pemilu

Pada dasarnya, pemilu itu hanya metode agar orang berkuasa tanpa harus bunuh-bunuhan. Asumsinya, orang-orang yang ikut pemilu itu orang-orang yang ingin berkuasa, tapi tetap dalam koridor untuk kepentingan umum. Jadi, betapa anehnya kalau rakyat sampai ada yang pethenthengan dalam pemilu ini seolah-olah memposisikan pilihannya seperti orang super baik, dan kompetitornya sebagai orang super jahat. Atau, […]

Ada yang Lebih Penting dari Pemilu

Pemilu itu cuma cara berkompetisi meraih kekuasaan lho. Dari pada para caleg atau capres disuruh tarung sampai mati dan tinggal 1 yang hidup sebagai pemenang. Yang lebih utama adalah bagaimana mereka diawasi. Jika menjadi aleg, bagaimana rakyat memiliki kendali pada aleg yang mewakilinya. Jika menjadi presiden/gubernur/bupati/walikota bagaimana mereka diawasi, baik lewat lembaga perwakilan atau langsung […]

Penyakit Pemilu

Tingkah cebong dan kampret yang tetap nekad nongol kampanye di akun Nurhadi – Aldo (Dildo) itu mesakke tenan. Si Cebong/ Kampret biasanya langsung diusir oleh admin Dildo (“maaf ini bukan tempat kampanye”), sekaligus dihabisi para netizen. Betapa tegangnya para cebong dan kampret “hard-core” ini. Sudah masuk ke kandang humor tingkat dewa di akun Dildo masih […]

Qulillahumma Malikal Mulki

Menurut tadabbur saya, setelah dipantik dalam sebuah diskusi bersama Mbah Nun, QS al Imran ayat 26 itu sebenarnya adalah pesan dari Allah tentang hakikat kepemimpinan. Gagasan demokrasi yang sejati adalah meletakkan kepemimpinan itu tetap bersyarat secara komprehensif, bukan sekedar atas kehendak manusia. Jika seseorang itu didaulat menjadi pemimpin tidak hanya untuk manusia saja, tetapi untuk […]

Irasionalitas Pemilu

Hal yang tidak rasional tapi diimani oleh umat Islam di Indonesia setelah mekanisme pemilu yang syarat pendaftaran calonnya mudah, kampanyenya nggapleki, dan cara memutuskan pilihannya tidak bermutu lalu diharapkan lahir pemimpin superhero, adalah jika calon yang diidam-idamkan terpilih maka masalah akan teratasi. Hahaha Wong yang diganti cuma Bos dan Wakil Bosnya, anak buahnya tetap sama, […]

Demokratopia

Karena ini zaman IT dan para hacker kita juga hebat-hebat, dan hacker yang nasionalis masih banyak, gimana kalau ga usah ada pemilu lagi saja. Karena sekarang sudah ada e-KTP, maka sekarang bikin saja model keanggotaan parpol. Terbitkan saja UU yang mewajibkan semua WNI usia 17 tahun ke atas jadi anggota parpol atau menyatakan sikap politiknya […]