Al Qur’an, Prasasti untuk Dinamika Manusia dan Seluruh Ciptaan Tuhan
Demi menjaga kewarasan dan kewajaran kemanusiaan kita, saya berpendapat bahwa mengatakan “menurut pendapat saya, pemikiran/ tindakan/ keputusan-mu/nya/mereka itu benar/ salah” itu sah diucapkan siapa pun terhadap siapa pun berdasarkan kadar pengetahuan masing-masing manusia tanpa harus dimusuhi. Toh kita berhak juga mengatakan sebaliknya. Jangan buru-buru ditamengi dengan larangan, “Dia kiai lho!”, “Dia Santo lho!” Bahkan hingga…